oleh

Kejari Siak Tetapkan Penghulu Kampung Teluk Mesjid Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Siak, Riau menetapkan Penghulu Kampung Teluk Mesjid, Kecamatan Sungai Apit FS sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam) tahun 2020 sebesar Rp200 juta lebih.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, FS dengan tangan diborgol digiring masuk ke Mobil menuju Mapolres Siak.

Kepada wartawan, Kajari Siak Dharma Bella melalui Kasi Pidsus Heydy Hazamal Huda menjelaskan, sesuai hasil  penyidikan, ditemukan dugaan penyelewengan dalam pengelolaan Keuangan APBKam Kampung Teluk Mesjid Tahun Anggaran 2020 yang menimbulkan Kerugian Keuangan Negara. Berdasarkan fakta-fakta penyidikan melalui Surat Perintah Penyidikan Umum Nomor Print 01/L.4.17/Fd.2/02/2022 tanggal 23 Februari 2022.

Baca Juga :  Banding Sengketa Pilpeng Benhul 2019, Pemkab Siak Kalah

Pada laporan perkembangan penyidikan serta gelar perkara yang dilakukan oleh tim Penyidik, ditemukan lebih dari 2 alat bukti yang cukup guna menentukan tersangka, sehingga atas dasar tersebut sesuai Surat Penetepan tersangka nomor : TAP-01/L.4.17/Fd.2/04/2022 tanggal 21 April 2022 FS ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil Audit  Perhitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Inspektorat Kabupaten Siak Nomor : 700/IKLHKPN/IV/2022/01 Tanggal 21 April 2022 dalam perkara Dugaan Penyelewengan Dalam Pengelolaan Keuangan APBKam Kampung Teluk Mesjid Tahun Anggaran 2020 perbuatan tersangka menimbulkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp231.711.537,- (Dua Ratus Tiga Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Sebelas Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Tujuh Rupiah).

Baca Juga :  PLN Siak Padam Lagi, Ini Penjelasan Manager Heru

“Sesuai hasil audit, tersangka terbukti melakukan penyelewengan APBKam sebesar Rp200 juta lebih. Dari hasil audit itulah hari ini tersangka FS kita amankan,” terang Heydy saat press release, Kamis (21/04/2022) petang.

Dengan pertimbangan syarat subjektif maupun objektif yang diatur dalam KUHAP serta Pasal yang disangkakan kepada tersangka yaitu Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf a, huruf b, dan Ayat (2) UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi maka tersangka ditahan untuk 20 hari kedepan di Rutan Polres Siak.

Baca Juga :  Polda Riau Bersma BNNP Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Ratusan Kilogram dan Ribuan Ekstasi

“Tersangka FS selama dua puluh hari kedepan kita titipkan di Rutan Polres Siak,” tutupnya.

Laporan: Koko



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar

Berita Terkini