oleh

Diduga Korupsi Dana Desa dan BumDes, Mantan Kades di Meranti Rugikan Negara Rp347 Juta Lebih

MERANTI, PUBLIKNEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti telah menetapkan status tersangka dan mengamankan mantan Kepala Desa (Kades) Mekong, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Abdurahman Subari yang diduga terlibat kasus penyelewengan Dana Desa dan BumDes tiga tahun berturut-turut.

Mantan Kades tiga periode yang kerap disapa Daman itu dipanggil oleh Kasi Tipidsus Kejari Kepulauan Meranti pada Senin (5/7/2021) sekitar pukul 08.00 Wib dan digiring oleh pihak Kejari Meranti sekitar pukul 16.00 Wib dengan menggunakan rompi tahanan untuk diamankan ke Mapolres Kepulauan Meranti.

Kepala Kejaksaan Negeri Meranti Waluyo, SH MH melalui Kasi Intel Kejari Meranti, Hamiko SH saat dikonfirmasi menyampaikan, terhadap terduga sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan dasar dinilai telah merugikan Negara sesuai hasil hitung pihak Inspektorat Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Hasil Operasi Antik, Polres Kepulauan Meranti Tangkap 18 Tersangka Narkoba

“Hari ini dilakukan penetapan status sebagai tersangka terhadap mantan Kades Mekong atas dugaan Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan Dana Desa dan BumDes tahun 2017 sebesar 1.3 Milyar, tahun 2018 sebesar Rp. 1.8 Milyar dan tahun 2019 sebesar Rp. 1.7 Milyar, dengan total kerugian Negara selama tiga tahun sesuai hitungan Inspektorat Meranti sebesar Rp. 347.868.252,21,” bebernya.

Dimana terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan untuk proses penyidikan lebih lanjut dan mempercepat proses tersebut.

“Tersangka sudah dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan dan dititipkan di rutan Polres Kepulauan Meranti. Sejauh ini modus tersangka lebih kepada laporan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dimana sampai hari ini belum ada tersangka lain, sehingga alasan subtansif tersangka kita amankan dulu guna mempercepat proses penyelidikannya nanti,” jelas Hamiko.

Baca Juga :  Gegara Postingan Facebook 2018, Effendi Digagalkan Sebagai Anggota PPK Pusako

Terhadap tersangka disangkakan pasal 2 ayat 1, junto Pasal 3, junto Pasal 18 dan junto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Laporan: THZ
Editor: Koko Haryadi



ucapan selamat idul adha dari publiknews

Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar