SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Ratusan warga Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, melakukan aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di lingkungan Kantor PT Seraya Sumber Lestari (PT SSL), Rabu (11/6/2025).
Massa membakar rumah dan sejumlah kendaraan milik perusahaan sebagai bentuk protes atas sengketa lahan yang hingga kini belum menemukan titik terang.
Aksi tersebut dipicu oleh klaim PT SSL atas lahan yang telah lama dikelola dan ditempati warga.
Perusahaan menegaskan bahwa lahan tersebut berada dalam wilayah konsesi mereka dan meminta warga untuk segera mengosongkannya.
Warga yang merasa terancam kehilangan sumber penghidupan, langsung bereaksi keras.
Mereka menuntut kejelasan hukum dan keadilan atas pengelolaan lahan yang menurut mereka sudah turun-temurun dimiliki secara adat.
“Kami sudah lama tinggal dan mengelola lahan ini. Tiba-tiba datang perusahaan mengklaim dan menyuruh kami keluar. Ini jelas tidak adil,” ujar Damri, salah seorang warga yang ikut dalam aksi.
Situasi sempat memanas saat massa mulai membakar rumah dan kendaraan yang berada di areal kantor perusahaan. Kepulan asap terlihat membubung tinggi dari lokasi kejadian.
Ratusan personel gabungan dari Polres Siak dan TNI pun diterjunkan untuk mengamankan situasi. Aparat tampak berupaya keras menenangkan massa agar tidak bertindak lebih jauh.
Sebelumnya, konflik lahan ini telah dibahas dalam rapat dengar pendapat lintas komisi di DPRD Kabupaten Siak pada Senin (24/2/2025). Rapat tersebut menghadirkan pihak perusahaan, perwakilan warga, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau, Asisten Administrasi Pemerintahan Kabupaten Siak, dan Polres Siak.
“Waktu pertemuan di DPRD sudah jelas, semua pihak dilarang beraktifitas. Malah pihak perusahaan merusak tanaman milik masyarakat,” lontar warga lain.
Pada Selasa malam, warga Kampung Tumang sudah mulai emosi dengan pihak perusahaan. Bahkan di malam itu juga langsung mendapat kunjungan dari ketua Komisi II DPRD Siak Sujarwo yang meredam kemaragan warga.
Sehingga, pada hari ini masyarakat meluahkan kemarahannya dengan melakukan unjuk rasa di areal PT SSL.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






