Diduga Marak Peredaran Narkoba di Koto Gasib, Ini Pinta Anggota DPRD Siak ke Polisi

Hukrim, Siak147 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Masyarakat Kecamatan Koto Gasib resah dengan dugaan makin maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Bahkan belum lama ini pihak aparat penegak hukum menangkap pelaku penyalahgunaan barang haram tersebut.

Anehnya yang ditangkap hanya mereka pengedar kecil saja, sementara bandar besarnya belum pernah terdengar dibekuk.

“Kami minta kepada pihak aparat penegak hukum bisa memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya,” ujar Karno kepada wartawan, Sabtu (3/5/2025).

Dikhawatirkan lanjut Karno, kalau dibiarkan akan merusak generasi bangsa.

“Jangan sampai masa depan mereka hancur karena pengaruh Narkoba,” kata Karno.

Hal senada diungkapkan Abdul Gofur, menurutnya kalau memang penegak hukum tegas sangat mustahil terjadi peredaran Narkoba di wilayah hukum polsek Koto Gasib.

“Ini sudah sangat darurat Narkoba, terkesan penindakannya setengah hati dari aparat terkait,” katanya.

Berbanding terbalik dengan adanya kampung Kampung di Koto Gasib telah diresmikan Kapolres sebagai Kampung bebas dari Narkoba.

“Tapi pada kenyataannya justru para pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap berasal dari kampung itu. Lantas apa gunanya kemarin di resmikan Kampung bersih Narkoba oleh Kapolres,” katanya.

Akibat dari berbagai kejadian terkait Narkoba kata Gofur, masyarakat sudah mulai hilang kepercayaan terhadap institusi penegak hukum terutama Polri.

“Kami minta Kapolri, Kapolda serius menangani masalah ini, jangan biarkan generasi hancur akibat pengaruh Narkoba,” sebutnya.

Sebagai Wakil rakyat, Sudarman anggota DPRD Kabupaten Siak juga merasa miris dengan keresahan warga terhadap peredaran Narkoba.

“Warga yang memiliki anak remaja merasa was-was akan pengaruh narkoba yang selalu mengintai,” kata ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Lebih jauh Kata wakil rakyat dua periode itu, Narkoba merupakan musuh negara yang harus diberantas habis.

“Kami berharap narkoba memang betul-betul nihil khususnya di Koto Gasib dan Kabupaten Siak umumnya, jangan sampai ada lagi korban berikutnya,” tukasnya.

 

 

Laporan: Koko



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500