oleh

Kabid Perizinan Siak Teguh Santoso Sebut, Se-kabupaten Siak Baru  Lima Peron yang Sudah Berizin

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Usaha Peron Sawit di Kabupaten Siak, Riau tumbuh subur hampir di setiap kecamatan. Namun sangat miris, jika sekabupaten Siak baru Lima Peron yang sudah memiliki izin. Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Siak Heriyanto, melalui Kepala Bidang Perizinan Teguh Santoso, dikatakannya, sampai saat ini Peron yang sudah memiliki izin hanya Lima Peron.

“Kalau yang sudah ada izin sampai sekarang baru Lima Peron. Satu di Kecamatan Mempura, satu di Kecamatan Sungai Apit, dua di Kecamatan Sabak Auh dan satu di Kecamatan Lubuk Dalam, sedangkan yang lainnya kita tak tau,” kata Teguh kepada Publiknews.com, Jum’at (12/03/2021) pagi di Siak.

Teguh juga mengatakan, selain yang terdaftar di DPMPTSP kemungkinan ada juga yang melalui OSS. Namun, mereka belum melaporkan terkait pemenuhan komitmen.

Baca Juga :  Bantah Tudingan di Akun Facebook Warga Siak, Irham Temas : Semua Sudah Sesuai Speck Yang Ada

“Diluar yang 5 itu, kemungkinan ada yang lewat Online Single Submission (OSS) juga, tapi belum melaporkan ke DPMPTSP Siak terkait pemenuhan komitmen,” tambahnya.

Teguh juga berharap, agar semua pengusaha Peron yang ada di Kabupaten Siak segera malakukan pengurusan izin usaha miliknya.

“Segera melakukan pengurusan izin Sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) , Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) milik mereka. Kalau di DPMPTSP cukup bawa NPWP, KTP dan Surat tanahnya, untuk yang lain ke PU dan Perdagangan,” harapnya.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Siak Nekat Gantung Diri di Tempat Penimbangan Hasil Buah Sawit

Lebih jauh Teguh menjelaskan, jika sudah berbentuk Usaha Dagang (UD) pengusaha hanya melaporkan bukti restribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan IMB untuk menerbitan IMB.

“Kami perlu bukti pembayaran PBB dan Retribusi IMB untuk nantik penerbitan IMB. Kalo untuk izin cuma PBB dan Retribusi IMB saja. PBB ke Badan Keuangan Daerah, retribusi IMB ke PU Tarukim,” tutupnya.

Di lain pihak, Niyar (42) salah satu  pemilik UD Mitra Usaha di RT 01 RW 05 Dusun Medan Baru, Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya mengatakan, dirinya sudah memliki izin jenis UD. Ia juga merasa belum tahu apa saja kelengkapan dalam mengurus perizinan untuk usaha Peron Sawit sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar