Bupati Siak: Jangan Biarkan PAD Hilang, Camat dan OPD Harus Bergerak

Ekonomi, Siak37 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Bupati Siak, Afni Z, meminta para camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun tangan langsung menyisir potensi pajak yang selama ini hilang demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.

Permintaan itu disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi Potensi PAD di Ruang Zamrud, Komplek Perumahan Abdi Praja Siak, Jumat (25/7/2025). Rapat tersebut dihadiri para camat, pimpinan OPD, serta pelaku usaha lokal.

“Saya tidak mau kita berpangku tangan menghadapi kondisi keuangan daerah. Banyak potensi pajak yang seharusnya bisa masuk, tapi hilang begitu saja. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Afni.

Menurutnya, daerah seperti Tualang, Minas, Kandis, dan Kota Siak memiliki potensi pajak tinggi, namun belum tergarap maksimal. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak mulai dari penghulu hingga camat memahami situasi riil di lapangan dan tidak ragu menetapkan target PAD.

“Jangan malu membuat target PAD. Target itu bukan untuk ditakuti, tapi sebagai ukuran kinerja kita. Kalau belum tercapai, kita evaluasi bersama,” ujar Afni.

Menariknya, rapat tersebut turut menghadirkan Dedi, pengelola parkir di Taman Motuyoko Tualang, untuk membagikan pengalaman mengelola unit usaha parkir dan pasar. Dedi memaparkan bahwa dari pasar yang dulu disewa Rp600 ribu per bulan dan kini Rp350 ribu per bulan, ia masih bisa meraup keuntungan hingga Rp96 juta per tahun. Ia juga menyebut potensi bisnis tanah urug di Siak sebagai peluang PAD yang belum dioptimalkan.

Afni menilai pengalaman Dedi ini sebagai bukti nyata potensi ekonomi lokal yang dapat meningkatkan PAD jika dikelola dengan baik.

“Ini contoh konkret potensi PAD yang ada di sekitar kita. Camat dan OPD harus tahu, harus turun tangan, dan harus serius,” tegas Afni.

Ia juga menginstruksikan OPD teknis mendata potensi-potensi seperti parkir, pasar tanpa izin, dan bisnis tanah urug, untuk menjadi bahan kebijakan teknis selanjutnya.

“Kita tidak boleh biarkan PAD hilang karena ketidaktahuan atau kelalaian. Semua harus bergerak. Rabu malam nanti, kita akan duduk bersama untuk menyusun langkah teknis agar potensi PAD ini bisa segera kita maksimalkan,” pungkasnya.

 

Laporan : Sary 

Editor : Koko Haryadi 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500