SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Untuk kedua kalinya harimau masuk kota Siak, dengan jarak kurang lebih dua bulan. Nahas, salah seorang warga Kwalian, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak diduga menjadi korban dengan kepala terpisah dari tubuhnya, Kamis (20/4/2023) petang, di kebun karet.
Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat kota. Sehingga, masyarakat menjadi resah dan diselimuti rasa takut untuk keluar rumah.
Menanggapi hal itu, Bupati Siak mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkab langsung melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA).
“Sudah koordinasi langsung dgn BBKSDA, Timnya sekarang sedang di Siak kerjasama dgn BPBD,” tulis Alfedri saat dikonfirmasi Publiknews.com melalui Whatsapp pribadinya, Jumat (21/4/2023) siang.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Siak Irwan Priyatna mengatakan, pihaknya saat ini sudah memasang kamera trap di dua titik bersama BBKSDA.
“Kami sudah di lokasi kejadian bersama BKSDA pak Sitinjak sebelum Asyar tadi. Saat ini sudah kita pasang kamera trap di dua titik,” kata Irwan Priyatna.
Irwan juga menjelaskan, pihaknya akan memasang sebanyak lima kamera trap untuk memantau adanya dugaan binatang buas yang memangsa warga itu.
“Yang tiga lagi masih dalam perjalanan dari Pekanbaru, rencananya lima kamera yang akan kita pasang,” lanjutnya.
Lebih jauh Irwan menjelaskan, untuk pemasangan Box trap akan dilakukan setelah adanya penampakan jenis binatang yang tertangkap kamera trap dengan umpannya sakalian.
“Box trap atau perangkap akan dipasang di lokasi lintasan hewan yang ditarget. Setelah melihat hasil rekaman camera trap baru kita pasang perangkap tersebut sekaligus umpan di dalam nya. Umpan yang dimasukkan ke dalam Box trap disesuaikan dengan Jenis dan ukuran hewan yang ditargetkan. Biasanya hewan hidup Mulai dari Ayam hingga Kambing, tergantung situasi temuan jenis hewan yang akan kita target,” paparnya.
Dilain pihak beberapa warga merasa resah dengan kejadian yang menimpa warga kwalian itu. Ia berharap, Pemkab Siak serius dalam menyikapi masalah kali ini. Menurutnya, karena masalah itu menyangkut keselamatan nyawa orang.
“Kalau beberapa bulan lalu hanya melihat harimau saja, tapi untuk yang kali ini sudah ada korban. Saya atas nama masyarakat Siak berharap pemkab serius menangani masalah ini. Kalau bisa sampai benar-benar tertangkap,” lontar warga yang enggan disebutkan namanya.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






