Malam 10 Terakhir Ramadhan, Bupati Siak Itikaf di Masjid Raudtul Jannah Tualang, Ini Pesannya

Daerah, Siak157 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sebagaimana perbuatan baik yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, di bulan Ramadhan kegiatan Nabi/Rasulullah paling banyak bersedekah. Hal tersebut disampaikan Bupati Siak Alfedri saat Shalat Tarawih di Masjid Raudatul Jannah Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Selasa (11/4/2023) malam.

“Mengapa Rasulullah lebih giat lagi dalam bersedekah di bulan Ramadhan, pertama, ada perintah dari Allah, ke dua pahala sedekah di bulan Ramadhan dilipatgandakan. Dalam sebuah Hadist riwayat Imam Turmudzi mengatakan, ketika Rasulullah SAW ditanya, sedekah yang bagaimana yang paling utama, Rasulullah SAW menjawab sedekah yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Saya mengajak kepada kita semua, mengeluarkan sedekah terbaik kita di bulan Ramadhan yang hanya tinggal beberapa hari lagi,” kata Alfedri.

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) era Bupati Arwin, AS itu juga berpesan, dipenghujung Ramadhan agar jamaah memperbanyak ibadah, salah satunya i’tikaf di masjid. Dengan beri’ktikaf insya Allah dapat Lailatul Qadar.

Meskipun tidak bisa dipastikan dengan tepat kapan terjadinya malam Lailatul Qadar, namun malam seribu bulan ini terjadi pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan pada hari-hari ganjil.

“Lailatul Qadar merupakan malam yang paling mulia dan lebih baik dari seribu bulan. Maka dari itu dimalam inilah menjadi kesempatan masyarakat yang beragama Islam untuk berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan melakukan amalan-amalan lainnya,” kata Alfedri.

Selain itu Alfedri juga menyampaikan kerisauan terhadap anak-anak remaja. Banyak tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh generasi muda salah satunya adalah narkoba. Narkoba merupakan ancaman besar bagi generasi muda.

Kemudian, dalam perkembangan era digital saat ini untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi.

Pemuda berperan penting sebagai subjek pembangunan dan menjadi agen perubahan untuk lingkungannya, melalui partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan.

“Untuk itu, mendidik anak menjadi tugas dan kewajiban kita selaku orang tua. Oleh karena itu, Pondok pesantren merupakan salah satu pilihan lembaga pendidikan yang bisa menghantarkan anak untuk memiliki akhlakul karimah. Tidak hanya diajarkan keagamaan saja namun ponpes sekarang mengajarkan ketrampilan atau sekolah kejuruan yang siap berwirausaha,” terangnya.

Dihadapan jamaah masjid Alfedri juga menyampaikan komitmen Pemkab Siak untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan Pendidikan anak-anak lewat Program Keluarga Harapan (PKH), satu keluarga satu Sarjana.

“Program satu keluarga satu sarjana untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat kurang mampu. Kami memberikan beasiswa dari masuk hingga meraih gelar sarjana kepada mahasiswa asal Siak yang kurang mampu namun berprestasi. Harapannya nanti anak inilah yang akan mengangkat derajat keluarganya menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

 

Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500