oleh

7 Orang Tewas Karena Serangan Bom Dekat Istana Kepresidenan Somalia

SOMALIA, (Publiknews.com) – Bom meledak dekat istana kepresidenan Somalia di Kota Mogadishu, Sabtu (22/12/2018) pagi waktu setempat. Sedikitnya tujuh orang tewas.

Kelompok militan Shabaab bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menggunakan dua mobil yang dipasang bom.

“Kami mengonfrmasi tujuh orang tewas dalam dua ledakan, sementara lebih dari 10 mengalami luka. Pasukan keamanan menutup area dan penyelidikan masih berlangsung,” kata juru bicara kepolisian setempat, Ibrahim Mohamed, dikutip dari AFP.

Ledakan pertama terjadi di pos pemeriksaan di luar tempat pertemuan nasional, sekitar 500 meter dari istana kepresidenan. Disusul ledakan kedua yang lebih besar di seberang jalan.

Baca Juga :  SBY Yakin Presiden Jokowi Tak Terlibat Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru

“Ledakan kedua sangat besar. Saya melihat beberapa mayat, termasuk anggota pasukan keamanan,” kata saksi mata, Idil Hassan.

Stasiun televisi Inggris yang berbasis di Somalia, Universal TV, menyebut, tiga stafnya ikut menjadi korban tewas. Salah satunya memiliki dua kewarganegaraan yakni Somalia dan Inggris.

Sementara itu dalam pernyataannya, Shabaab menyatakan serangan ini merupakan aksi bom bunuh diri yang mengincar petugas keamanan yang biasa menjaga istana kepresidenan.

Kelompok ini terusir dari ibu kota Mogadishu sejak 2011. Shabaab kini hanya mengontrol daerah pegunungan sambil melakukan serangan gerilya.

Baca Juga :  Wanita Berparas Cantik Diamankan Polisi, ini Kasusnya

Sumber: Inews.id
Editor: Ge. Setiawan


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar