oleh

Warga Batam Wajib Waspada, Virus Corona Makin Meluas di Singapura, Korban Terus Bertambah

-Batam-61.868 views

BATAM, PUBLIKNEWS.COM – Kota Batam merupakan daerah paling dekat dari Negara Singapura di Indonesia ini.

Saat ini, penderita Virus Corona di Negara Singapura terus bertambah.

Dari Data yang diketahui terakhir sudah 10 orang yang positif terkena Virus Corona tersebut.

Tentunya Kota Batam harus segera melakukan pencegahan secara cepat apalagi setiap harinya lalu lalang kapal dari Singapura dan Batam selalu ada.

Namun sejauh ini pemerintah setempat sudah melakukan diteksi dini di sejumlah pelabuhan Internasional di Batam.

Penyebaran Virus Corona semakin mengkhawatirkan.

Virus asal Wuhan, Tiongkok, ini pun kembali menambah jumlah korbannya di Negara Singapura.

Baca Juga :  WNI di Kota Wuhan China Bakal Dipulangkan Lewat Batam

Hal ini ditegaskan oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya. Kepada Tribun Batam, dia menuturkan jika penderita virus berbahaya ini semakin bertambah.

“Total hari ini 10 kasus positif,” tegasnya, Rabu (29/1/2020) malam. Menurutnya, kebanyakan dari penderita ini adalah warga Tiongkok.

“Belum ada laporan warga lokal yang terkena,” sambungnya.

Semua kasus pun menurut Gede telah ditampung oleh National Centre for Infectious Diseases (NCID).

Sementara itu, penyebaran Virus Corona sendiri di Batam turut mendapat sorotan. Sebab, Batam berada dekat dengan negara yang terkenal dengan patung singanya ini.

Terbaru, warga pun mulai ketakutan. Terbukti dengan habisnya stok masker di beberapa apotek dan warung waralaba.

Baca Juga :  Selisih Data Terkonfirmasi Positif Covid-19 Provinsi dengan Pemkab Siak 38 Kasus, Berikut Rinciannya

“Diborong karena takut Virus Corona,” ucap salah satu petugas apotek.

Jumlah korban virus corona menunjukkan kenaikan tajam dari hari ke hari.

Hingga saat ini, Kamis (29/1/2019), jumlah pasien sudah menembus 6.057 orang dan korban tewas mencapai 132 orang.

Itu artinya, jumlah korban virus corona bertambah hampir 1.500 orang dalam sehari, karena Rabu lalu, seperti dilansir arcgis.com, jumlah penderita 4.682 orang. 

Namun data real time dari South China Morning Post, jumlah penderita mencapai 6151 orang.

Begitu juga korban tewas juga naik rata-rata 25 orang per hari dan saat ini dilaporkan 132 jiwa.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Siak Kunker ke Kepri Bahas BUMD

Sehari sebelumnya, korban tewas tercatat 107 orang. Jumlah ini juga naik 25 jiwa dari Selasa lalu.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar