SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pelaksanaan pemilihan penghulu serentak 2023 yang akan dilangsungkan pada 20 September 2023, untuk mencegah konflik atau permasalahan yang mungkin terjadi di masyarakat, Pemerintah akan tingkatkan pengamanan dan menjaga ketertiban. hal itu dibahas Wakil Bupati Siak pada Rapat Forkopimda yang digelar di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Perumahan Abdi Praja, Kecamatan Siak, Senin (18/9/2023) malam.
Rapat yang dihadiri oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza, Sekda Siak Arfan Usman, Kasi Intel Rawatan Manik, Kasdim Mayor inf Suratno, Kasat Intel AKP Hermanto, Perwakilan PN Siak Baginda firmansyah, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Siak dan Camat.
Wakil Bupati Siak Husni Merza mengatakan terkait Pilpung Serentak 2023, Pemkab Siak akan meningkatkan pengamanan untuk menjaga ketertiban saat pemilihan berlangsung.
“Akan ada Pilpung di 32 Kampung pada Rabu tanggal 20 September mendatang, tentunya kita berharap seluruhnya bisa berjalan dengan baik dan tertib,” ucapnya.
Wabup juga mengatakan bahwa untuk pengamanan, kepolisian akan menurunkan lima peleton di beberapa kecamatan.
“Dapat kami informasikan juga, dari Polres akan ada lima peleton yang akan turun dan menyebar di beberapa titik mungkin seperti, Dayun, Bungaraya dan Tualang,” sebutnya.
Wabup Husni berharap, dengan peningkatan keamanan nantinya seluruh kegiatan dalam Pilpung 2023 akan berjalan dengan secara teratur.
“Dengan pengamanan yang akan dilakukan, diharapkan bisa meningkatkan kemananan, kelancaran selama proses Pilpung 2023 ini,” harapnya.
Pemilihan Penghulu Kampung telah dilakukan penjaringan dengan total Bacalon Penghulu sebanyak 105 orang, kemudian 12 orang tidak lulus seleksi tambahan dan satu orang meninggal dunia dari Kecamatan Koto Gasib, sehingga total Bacalon keseluruhan adalah 92 orang.
Pilpung serentak itu dilaksanakan seluruh Kecamatan kecuali Kecamatan Minas. Pelaksanaan kampanye telah dilakukan pada 14-16 September.
Jumlah pemilih yang akan memilih pada Pilpung kali ini sebanyak 43.221 DPT dengan 92 TPS di 32 Kampung yang ada di 13 Kecamatan.
Kapolres Siak yang diwakili oleh Kasat Intel AKP Hermanto menyampaikan, bahwa dalam pengamanan tidak ada yang menonjol, namun karena beberapa konflik yang saat ini terjadi maka akan ditambahkan personel.
“Perlu kami jelaskan di sini, sebenarnya tidak ada hal yang menonjol dari segi keamanan untuk Pilpung Siak, berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya, namun karna adanya kejadian sehubungan dengan Batam, serta Kemelud konflik antara PT. Karya Dayun dengan PT.DSI yang hingga saat ini belum selesai ditambah dengan permasalahan FSPTI yang baru saja terjadi hari ini di Kandis yang mengakibatkan seorang terluka,” terangnya.
AKP Hermanto juga mengatakan, bahwa Kapolres akan menambah personel dalam melakukan pengamanan Pilpung yang akan tersebar di beberapa titik.
“Maka dari itu, Kapolres Siak pada Pilpung kali ini, akan menambah pasukan baik dari Brimob atau Shabara Polda Riau. Kemudian bahwa pasukan Brimob dan Shabara ini akan dipastikan di 4 titik yaitu di Perawang, Kandis, Lubuk Dalam, Sungai Apit,” tutupnya.
Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






