Baru Dibangun, Jalan Lintas Bungaraya-Sabak Auh Rusak Lagi, Ini Kata Dewan Siak Rakip

Daerah, Siak2,354 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kondisi jalan lintas Bungaraya-Sabak Auh yang baru dibangun 2022 lalu dengan anggaran Rp5 miliar lebih kini rusak lagi. Terlihat, dari mulai depan Pepsi sampai depan SPBU Bungaraya sudah mulai dipenuhi lubang yang bisa membahayakan pengguna jalan. Yang lebih parah lagi, dari mulai Kampung Temusai arah Sabak Auh kondisi jalan itu juga sudah dipenuhi lubang yang kondisinya makin parah.

Seperti diketahui, pada papan plang kegiatan tertulis sebagai pelaksana Vicky-Permata, KSO, konsultan pengawas CV. Novianda Cemerlang Konsultan-CV. Jasa Reka Mandiri Konsultan, KSO.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Siak Rakip sangat kecewa. Menurutnya, jika Kabupaten Siak masih memenangkan perusahaan yang hasil pekerjaannya tidak bagus, kapan lagi akan memperhatikan jalan di perkampungan.

“Seharusnya perusahaan yang seperti ini jangan dimenangkan lagi saat lelang, ganti dengan perusahaan lain. Kalau seperti ini terus, anggaran Pemkab Siak habis sia-sia nanti, bukan jalan lintas saja yang butuh perhatian Pemkab, tapi jalan kampung juga harus diperhatikan,” kata Rakip kepada Publiknews.com, Jumat (24/2/2023) siang.

Rakip juga mengatakan, meski pekerjaan itu ada masa pemeliharaannya, namun ia menekankan agar masa pemeliharaan itu segera dilakukan tanpa menunggu kegiatan yang baru.

“Memang pekerjaan itu ada masa pemeliharaannya. Tapi selama ini yang saya tahu, mereka mengerjakan pemeliharaan bersamaan dengan proyek yang baru. Tentu kita tidak tahu, apakah kegiatan itu pemeliharaan atau proyek dengan anggaran yang baru juga,” tambahnya.

Lebih jauh Rakip menegaskan, agar Pemkab Siak melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah selesai dikerjakan. Menurutnya, sampai kapan permasalahan jalan rusak tak terdengar lagi di Siak.

“Masalah ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemkab Siak. Jika tidak, setiap tahun masalah jalan rusak tidak akan hilang di Siak ini,” tegasnya.

Rakip juga merasa heran dengan pekerjaan jalan saat ini. Ia mengatakan, pada papan plang kegiatan tidak dituliskan berapa volume kegiatan yang dikerjakan saat itu.

“Pada papan plang hanya tertulis besaran anggaranya, sementara volumenya tidak ada di sana. Seperti yang baru diaspal dengan anggaran Rp13 miliar lebih itu, kita nggak tahu berapa kilo yang dikerjakan pada kegiatan tersebut. Heran aja saya, kalau seperti ini dimana letak keterbukaan informasi publiknya,” tutup Rakip.

 

Laporan: Koko

 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500