Androi Optimis, Kembalikan Gedung Kantor Gerindra Siak

Politik, Siak965 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Ada yang menarik dalam Proses pelantikan DPC, PAC dan Ranting Partai Gerindra Kabupaten Siak yang digelar Minggu 6 November 2022 oleh Ketua DPD Gerindra Riau Muhammad Rahul. Pasalnya, ketua DPC Gerindra Siak Androi Ade Rianda menyinggung soal penguasaan kantor DPC Gerindra, yang hingga saat ini belum diserahkan mantan ketua DPC Gerindra sebelumnya, Sutarno.

Diakhir sambutannya, Androi Ade Rianda menyinggung soal keberadaan Kantor Gerindra, yang sejauh ini belum jelas. Sehingga ia mengaku optimis, dalam waktu dekat kantor Gerindra yang saat ini tidak dalam penguasaan partai akan segera kembali.

“Kita sangat mengharapkan dukungan DPD Gerindra Riau, terkait persoalan gedung kantor Gerindra. Dan kita yakin akan segera kembali,” ujar Androi yang juga Wakil Ketua DPRD Siak tersebut.

Usai acara pelantikan, bahkan ketua DPD Riau juga meninjau langsung gedung kantor Gerindra yang dibangun tahun 2015-2016 itu yang berada di Sungai Mempura, Jalan Lintas Siak-Buatan.

Menariknya, dalam acara pelantikan yang menghadirkan kader Partai besutan Prabowo Subianto tersebut, dari empat orang anggota Fraksi DPRD Siak, ada salah satu anggota yang tidak hadir saat ketua DPC memperkenalkan anggota fraksi. Dan anggota yang tidak hadir itu adalah anggota DPRD Gerindra Dapil 1, Sutarno.

“Mana pak Sutarno. Mungkin izin tidak ada di acara ini,” ujar Androi.

Absen yang dilakukan ketua DPC ini memiliki kesan lain, bahwa ada anggota fraksi tidak hadir di acara besar partai.

Sebelumnya, heboh persoalan adanya klaim kepemilikan gedung kantor Gerindra sempat mencuat. Namun hingga saat ini, belum ada tindaklanjutnya.

Ketua panitia Ali Masruri saat ditanya soal adanya anggota fraksi yang tidak diundang menyebutkan, bahwa undangan acara untuk anggota fraksi diserahkan ke ketua fraksi, dan dia yang mengkondisikannya.

“Karena panitia hanya mengundang pihak eksternal saja. Sedangkan diinternal kader, hanya pemberitahuan saja,” terang Ali.

Ditempat terpisah, Sutarno mengaku ia tidak dilibatkan dalam acara itu. Ia juga menegaskan, bahwa dirinya tidak mendapatkan undangan.

“Kenapa saya tidak hadir, karena saya tidak dilibatkan dan tidak diundang,” kata Sutarno kepada Publiknews.com di kediamannya, Minggu (06/11/2022) malam.

Terkait masalah kantor DPC Gerindra Siak Sutarno menegaskan, bahwa bangunan itu bukan milik partai, melainkan miliknya.

“Itu hak saya, bukan milik partai. Kalau memang ketua yang sekarang menghendaki kantor itu, ya gantilah,” tegasnya.

 

Laporan: Koko

 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500