SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Karya Bersama Kampung Dayang Suri, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Tahunan BUMKam (LPTB) tahun 2021 Ahad, (16/01/2021) pagi di aula Hang Jebat Kampung Dayang Suri.
Hadir dalam acara itu, Camat Bungaraya yang diwakili Sekcam Wasito, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Siak Oni Weldi, pendamping BUMKam Yurman Taufiq, pendamping APBN M Abdul Haris, Penghulu Kampung Dayang Suri Marimin, Babinsa, Ketua Bapekam Abdul Gani bersama anggota,Tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat Kampung Dayang Suri.
Kepada Publiknews.com, Direktur BUMKam Karya Bersama Wati menyampaikan, semenjak dari tahun 2015 hingga saat ini anggaran yang ia kelola meningkat.
“Dari modal awal Rp500 juta, sampai saat ini omset kita menjadi Rp3 Miliar lebih,” kata Wati.
Wati juga mengatakan, untuk pembagian Door Prize pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 406 Item untuk dibagikan ke Masyarakat yang beruntung.
“Hadiah sudah kita siapkan sebanyak 406 Item, diantaranya ada Beras 25 karung, kompor gas, Mesin cuci, Kulkas, Spring bed, kambing 3 ekor senilai Rp2 juta dengan total keseluruhan sebesar Rp63.837.373,” tambahnya.
Sementara itu, Pendamping BUMKam Dayang Suri Yurman Taufiq menjelaskan, selain modal awal ada penambahan modal bersumber dari Bankeu.
“Sumber lain dari Bankeu untuk tahun 2019 sebesar Rp198.806.000, tahun 2020 Rp72.976.000 dan tahun 2021 sebesar Rp76 juta,” kata Yurman.
Lebih jauh Yurman menjelaskan, saat ini sebanyak lima BUMKam di Kecamatan Bungaraya sudah memiliki sertifikat Menkumham. Sementara lima lagi masih proses sertifikasi di Kemedes RI.
“Sertifikat Hukum dari Menkumham sudah keluar, untuk di Kecamatan Bungaraya sebanyak lima kampung. Yaitu Dayang Suri, Bungaraya, Kemuning Muda, Jatibaru dan Temusai, sementara lima lainnya masih proses ferifikasi di kemendes,” jelasnya.
Sebagai pendamping Yurman mengakui, BUMKam yang produktif rata rata yang menjalankan usaha Saprodi.
“Sepanjang pendampingan yang saya lakukan di tiga kampung, yang lebih berkembang Saprodi dan alat pertanian dari pada simpan pinjam,” urainya.
Dilain pihak Kabid Pemberdayaan DPMK Siak Oni Weldi memuji keberhasilan BUMKam Karya Bersama. Ia juga mengatakan, untuk tahun ini sumber dari Bankeu kemungkinan kecil bagi yang kurang produktif mendapatkan anggaran tersebut.
“Dari pengamatan saya BUMKam Karya Bersama kian meningkat setiap tahunnya. Sementara untuk Bankeu tahun ini diutamakan bagi BUMKam yang produktif saja, sedangkan yang tidak produktif sulit untuk mendapatkan dana tersebut. Tapi mudah mudahan semuanya dapat,” kata Oni singkat.
Dari data yang diperoleh Publiknews.com, sebanyak 400 lebih masyarakat yang menghadiri acara tersebut. Selain Door Prize, BUMKam Karya Bersama juga menyalurkan Bantuan Sosial untuk Anak Yatim, Orang Tua Jompo, perpustakaan dan tempat Ibadah.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






