Akibat Kelangkaan Bio Solar, Pengambilan Padi di Bungaraya Terhambat, Petani Mengeluh

Ekonomi, Siak38 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak jenis Bio Solar di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak berdampak pada sektor pertanian. Proses pengambilan dan penggilingan padi milik petani terhambat karena truk pengangkut tidak dapat beroperasi maksimal.

Kelangkaan solar subsidi ini mulai dirasakan sejak awal tanggal 20 Juli 2026. Sejumlah petani yang sudah memasuki masa panen penjualan gabah mereka telat diambil tengkulak karena alat transportasi tidak mendapatkan BBM.

“Sudah hampir tiga ini informasi mobil susah cari solar. Truk untuk angkut padi banyak yang berhenti. Padi di sawah sudah dipanen, kalau tidak cepat diangkut bisa rugi,” ujar GY salah seorang petani di Kampung Bungaraya, Selasa (21/7/2026) malam.

Pemilik padi juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku terpaksa bersabar untuk menunggu bayaran padi miliknya.

“Biasanya begitu dipanen, padi langsung dijemput tengkulak. Karena Solar sering kosong di SPBU, padi yang sudah dipanen terpakas nginap dua hari. Kalau seperti ini Petani yang rugi, karena uang hasil panen jadi tertunda,” kata Syamsudin.

Kelangkaan ini juga berdampak pada rantai distribusi pangan. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan dapat memicu keterlambatan suplai beras dan kenaikan harga di pasaran.

Petani dan pelaku usaha angkutan berharap pemerintah daerah bersama Pertamina segera menambah kuota solar subsidi khusus untuk sektor pertanian di Bungaraya.

Hingga saat ini antrean kendaraan roda empat dan roda enam masih terlihat di beberapa SPBU wilayah Bungaraya.

Masyarakat berharap, masalah kelangkaan BBM di wilayah riau pada umumnya dan Bungaraya khususnya bisa teratasi dengan cepat. Jika berlarut-larut, dampak yang akan ditimbulkan sangat besar bagi petani padi.

 

Laporan: Koko



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500