Mahasiswa Siak Gelar Aksi di DPRD, Soroti Isu Ketenagakerjaan hingga Transparansi

Peristiwa, Siak136 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Siak Bersuara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Siak, Selasa (9/9/2025) siang. Aksi tersebut digelar untuk menyuarakan berbagai persoalan lokal yang dinilai belum terselesaikan dan masih minim transparansi.

Massa aksi sempat berorasi di halaman kantor dewan, sebelum akhirnya dipersilakan masuk untuk berdiskusi dalam forum hearing bersama anggota DPRD Siak.

Proses tersebut berlangsung di ruang makan DPRD dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Alfitra dari Kecamatan Sungai Mandau, menyoroti persoalan ketenagakerjaan di perusahaan PT SSL. Menurutnya, pekerja lokal hanya sedikit yang diberdayakan, sementara banyak pekerja justru didatangkan dari luar daerah.

“Bukan hanya SSL saja, tapi hampir semua perusahaan di Siak lebih banyak mengambil tenaga kerja dari luar. Bahkan banyak pekerja lokal yang di-PHK,” tegasnya.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut transparansi dalam penyelesaian permasalahan di PT SSL serta kejelasan penggunaan anggaran daerah. Mereka mempertanyakan defisit anggaran serta arah penggunaan dana yang bersumber dari BUMD Kabupaten Siak.

Hearing tersebut diterima langsung oleh jajaran DPRD Siak, antara lain Wakil Ketua I H. Sayrif, Wakil Ketua II Laiskar Jaya, serta sejumlah anggota dewan lainnya seperti Marundut Pakpahan, Sunarto, Sabar Sinaga, Zulkifli, Edi Suseno, Salman Alfarisi, Roganda Manalu, Janhan Ali, H. Musar, Retno, Oloan Munthe, Asril, H. Muslim, Kusman Jaya, Umbarno, Hermanto Situmorang, Manurung, Budi Yuwono, Tengku Muhammad, Soma Imam, Nia Sari Sihotang, Dona Sri Utami, Ternado Simangunsong, H. Arwis, dan Ridho Risqi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Siak, H. Sayrif, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Semua masukan akan kami terima dan menjadi bahan evaluasi bagi kami sebagai wakil rakyat. Perlu saya tegaskan, keberangkatan anggota DPRD ke Bali yang sempat dipersoalkan itu bukan untuk berlibur, melainkan dalam rangka tugas kedinasan,” jelasnya.

Terkait isu beasiswa, Sayrif menambahkan bahwa program tersebut akan tetap diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan.

Aksi tersebut ditutup dengan suasana kondusif, di mana mahasiswa dan anggota dewan berdiskusi serta menyampaikan pandangan secara tertib, damai, dan penuh sikap bijak.

 

 

Laporan : Sary 

Editor : Koko Haryadi 

 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500