BGN Tinjau Siak, Bupati Afni Gerakkan Sekolah Tanam Sayur Dukung Percepatan Program MBG 

Ekonomi, Siak74 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang dikunjungi Badan Gizi Nasional pada Rabu (3/9/2025) sore untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden.

Dalam rapat bersama jajaran Pemkab Siak, Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen daerahnya mendukung penuh program nasional tersebut.

Ia menyampaikan bahwa masih ada sejumlah titik dapur yang sudah dibangun tetapi belum terintegrasi dalam portal resmi, dan hal itu akan menjadi bahan evaluasi.

“Pemerintah Kabupaten Siak sangat mendukung program Bapak Presiden ini. Kami berharap segera terlaksana agar masyarakat bisa merasakan manfaat makan bergizi gratis. Program ini juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Fokus kami sebagai pemerintah daerah adalah memastikan ketika program berjalan tidak menimbulkan inflasi. Karena itu, ketersediaan pangan di Siak harus dijamin,” ujar Afni.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya inflasi, Afni mengungkapkan pihaknya telah menggerakkan seluruh OPD dan sekolah untuk melakukan penanaman sayur di lahan-lahan yang tersedia.

“Dengan begitu, kebutuhan bahan pokok yang biasanya kita datangkan dari luar daerah bisa kita produksi sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur dapur menjadi kunci agar program MBG segera berjalan.

“Di Kabupaten Siak dibutuhkan 50 dapur. Saat ini baru 16 dapur yang sudah beroperasi, sisanya 34 harus segera dituntaskan. Hambatan memang ada, seperti dapur di bawah standar atau yang belum masuk portal. Namun, kami akan mengupayakan agar percepatan tetap dilakukan,” jelas Tigor.

Ia menambahkan, dengan beroperasinya program MBG, sekitar 165 ribu jiwa di Siak dapat segera menerima manfaat.

“Lokasi dapur ini harus berjarak maksimal 60 kilometer dari titik sekolah-sekolah. Ini menjadi standar yang harus dipenuhi agar program berjalan efektif,” tambahnya.

Secara keseluruhan, di Provinsi Riau saat ini baru terbangun 142 dapur dari total kebutuhan 670 atau sekitar 15 persen. Kehadiran Satgas dan SPPI diharapkan dapat mempercepat realisasi.

Program makan bergizi gratis ini tak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga diharapkan menggerakkan ekonomi daerah melalui rantai pasok pangan lokal.

 

Laporan : Sary 

Editor : Koko Haryadi 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500