Mahasiswa Kembali Gelar Aksi di Gedung DPRD Siak, Kali ini Disambut Baik Komisi II

Peristiwa, Siak237 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kabupaten Siak kembali menggelar demonstrasi di depan gedung DPRD Siak, Rabu(30/4). Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya dimana belum mendapat respon dari DPRD.

Aksi ini sebagai bentuk protes dan desakan terhadap pemerintah daerah agar segera memberikan transparansi anggaran dan menyelesaikan persoalan tunda bayar yang dinilai merugikan masyarakat.

Dalam orasinya, para mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan, termasuk keterbukaan informasi penggunaan anggaran serta kejelasan pembayaran yang tertunda. Mereka menilai bahwa ketidaktransparanan anggaran menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lambannya penyaluran dana, termasuk yang berdampak langsung terhadap pendidikan.

Aksi ini disambut langsung oleh anggota DPRD Siak Komisi II, Sujarwo, yang menemui para demonstran di depan gerbang gedung DPRD. Sujarwo membuka ruang dialog bersama mahasiswa dan secara terbuka mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan.

Ditengah terik matahari, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Siak itu duduk bersama mahasiswa dan saling menyampaikan pendapat serta menjawab segala tuntutan yang ditujukan para mahasiswa tersebut.

“Kami di DPRD, khususnya Komisi II, menerima baik aspirasi teman-teman mahasiswa. Terkait transparansi anggaran dan persoalan tunda bayar, ini akan kami sampaikan ke pihak terkait dan kami dorong untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Sujarwo saat berdiskusi bersama mahasiswa di lokasi aksi.

Sujarwo didampingi anggota dewan Delvi Suseno, Umbarno dan anggota lainnya juga menerima aspirasi mahasiswa sesuai tuntutan yang diajukan.

“Hari ini kami menerima aspirasi secara langsung dari mahasiswa Kabupaten Siak terkait beberapa hal yang sudah kami jawab, mereka berharap hal terkait permasalahan tunda bayar agar segera terselaikan, kemudian berkaitan tenaga kerja puta putri Siak agar mendapat kesempatan, dan beberapa tuntutan lainnya, akan segera kami proses dan sampaikan ke pimpinan,” terangnya.

Sujarwo juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan mahasiswa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap apa yang terjadi di Kabupaten Siak.

“Tentunya apa yang mereka lakukan ini untuk menjadikan Siak menjadi lebih baik, langkah yang akan kita ambil yaitu bekeoordinasi dengan ketua, kami akan menfasilitasi dengan melakukan hearing dan melakukan tindakan yang sudah mereka harapkan se segera mungkin,” ujarnya.

Adapun DPRD Siak akan berupaya untuk mendorong bagaimana agar dapat membayarkan tunda salur untuk Kabupaten Siak yang saat ini menjadi persoalan yang sangat berdampak bagi ekonomi masyarakat.

“Berkaitan dengan kondisi ekonomi akibat tunda bayar ini sangat berdampak bagi masyarakat, langkah langkah yang kita lakukan, bagaimana mendorong bentuk ekonomi dapat terlalu dengan cepat, saat ini kami mengusahakan bagaimana perekonomian kembali stabil. Salah satunya dengan Upaya mendatangkan pengunjung dan meningkatkan kunjungan wisata untuk mendorong kestabilan ekonomi di Siak khususnya,” papar Sujarwo.

Dari pihak mahasiswa, Riyan Azhari menyampaikan terimakasihnya atas sambutan baik dari Komisi II DPRD Siak yang secara langsung menyambut mereka.

“Alhamdulillah kami mendapatkan sambutan baik dari Komisi II DPRD Kabupaten Siak bapak sujarwo dan rekan-rekan, hari ini tuntutan kami masih sama penjelasan terkait tunda bayar, karena efek dari tunda bayar ini sangat merugikan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga berharap DPRD dapat mengawal tuntutan mereka dan segera mendapat tindak lanjut agar apa yang menjadi keresahan masyarakat dapat segera teratasi.

“Kami berharap DPRD Kabupaten Siak tetap mengawal tuntutan kami dan kami menunggu jawaban dari Bupati Siak terkait tuntutan kami ini, kami akan menunggu tanggapan, kami akan melakukan hearing dengan data data yang kita temukan yang merugikan masyarakat khususnya Kabupaten Siak,” ujarnya.

Mahasiswa berharap agar pertemuan ini tidak sekadar menjadi bentuk seremonial belaka, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan langkah nyata oleh pihak DPRD dan pemerintah daerah.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan ketat aparat keamanan, dan mahasiswa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan mereka secara tertib.

 

Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500