Kekeringan di Bungaraya Ditangani, BWSS III Segera Kerahkan Alat Berat dan Tambah Jam Pompa

Hype, Siak52 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pemerintah bersama BWSS III bergerak cepat menangani kekeringan yang melanda lahan pertanian di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak. Jam operasional Pompanisasi akan ditingkatkan dan alat berat akan dikerahkan untuk menggali saluran air.

Hal itu disampaikan O.K. Mohd. Rizky Pranajaya, S.T. Kepala Bidang Pengairan PUPR Siak Senin (31/8/2026) sore. Rizky menyebut pihaknya telah meminta bantuan kepada BWSS III untuk mengatasi krisis air di Bungaraya. Respon yang diterima cukup positif.

“Jam operasional Pompanisasi ditingkatkan lagi, kita meminta bantuan alat berat BWSS III untuk melakukan galian saluran. Insya Allah tanggapan positif BWSS III untuk menangani kekeringan di bungaraya,” ujarnya.

Langkah ini diambil setelah petani mengeluhkan kekeringan di umur semai 12 HST. Tanpa air, tanaman terancam gagal tumbuh.

Untuk memperlancar aliran air, BWSS III akan menurunkan alat berat guna melakukan pengerukan dan galian saluran. Dengan begitu air dari Pompanisasi bisa lebih cepat sampai ke saluran sekunder dan tersier milik petani.

“Alat Insya Allah 2-3 hari ini turun, nanti saya kirim foto video aktif pompa,” tambah pria yang akrab disapa Okem itu.

Tidak hanya BWSS III, Dinas PU bersama Dinas Pertanian Kabupaten Siak juga akan turun langsung. Keduanya akan berkoordinasi dengan kelompok tani untuk memastikan pendistribusian air berjalan merata dan tepat sasaran.

“Selanjutnya PU bersama dinas pertanian berkoordinasi dengan petani terkait hal tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya peningkatan jam pompa dan pengerukan saluran, petani di Dusun Endang Dharma dan sekitarnya berharap air segera masuk ke sawah. Sebelumnya, petani binaan BAZNAS Siak khawatir gagal panen karena saluran sekunder 2 masih kering.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara BWSS III, PU, Dinas Pertanian dan petani dapat menjadi solusi nyata agar ketahanan pangan di Siak tetap terjaga di tengah cuaca ekstrem.

 

Laporan: Koko

 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500