oleh

Sediakan Berbagai Macam Wahana, Pasar Malam Bina Persada Entertainment Mampu Serap Tenaga Lokal

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Hiburan pasar malam Bina Persada Entertainment asal Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar di lapangan Sri Wangsa Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau ternyata mampu menyerap tenaga lokal. Hal itu terlihat, dari pengelolaan parkir kendaraan dan SPG merupakan pemuda-pemudi asal Kampung tempatan.

Untuk SPG yang ditempatkan di setiap wahana dan permainan, merka mendapatkan upah sebagai imbalan profesi tersebut. Tentunya, dengan bekerja sebagai SPG secara tidak langsung mereka punya penghasilan.

“Kalau kami hanya sebagai pengelola pasar malam saja. Untuk mekanisme yang lain kita bekerjasama dengan Karang Taruna Tunas Muda Kampung Bungaraya. SPG kita bayar dengan upah sesuai pendapatan yang diperolehnya, yaitu berkisar antara Rp25-30 ribu,” kata Hengki Ria Dwico kepada Publiknews.com, Sabtu (7/3/2020) malam.

Baca Juga :  Selain Diskusi Panel, PWI Siak Gandeng RSUD Sosialisasi Corona

Hengki juga menceritakan, usaha yang digeluti bersama ayahnya itu sudah melanglang buana sejak ia masih kecil. Namun, setelah dirinya lulus SMA, selalu mendampingi sang ayah M Zen (65) hingga saat ini. Ia juga mengaku, untuk di Riau sudah banyak Kabupaten yang mereka singgahi.

“Usaha ini pertama dijalankan bapak saya M Zen sudah lama sekali. Kemudian saya ikut mendampingi bapak saya semenjak lulus SMA tahun 2001. Kalau di Riau kita buka di MTQ, terus di Kerinci Kanan dan Sorek (Pelalawan), Air Molek (Indragiri Hulu), Kecamatan Bungaraya (Siak) serta di Sungai Nibung Kabupaten Bengkalis,” urainya.

Baca Juga :  Lampu Siak Padam Lagi, Ini Penjelasan Manager PLN Wisnu

Lebih lanjut Hengki menjelaskan, untuk mendirikan usaha itu, dulu sang ayah harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah. Untuk menghibur para pengunjung yang datang, pihaknya selalu mendatangkan artis-artis lokal. Pasar malam Bina Persada Entertainment itu berakhir di Bungaraya hingga 30 maret mendatang.

“Untuk membuat usaha ini, modal komplit sekitar Rp400-500 juta, setiap Selasa malam kita juga mendatangkan artis lokal dari Sumbar dan Kampar Riau. Kami di Kecamatan Bungaraya terakhir buka tanggal 30 Maret, setelah itu kita belum tau akan buka di mana,” jelas Hengki.

Hengki juga mengaku, di sepanjang perjalanan usaha yang digelutinya itu, peminat pengunjung tidak sebanyak di kampung halamannya. Ia juga mengatakan, sedikitnya 10 wahana yang disiapkan untuk para pengunjung.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Tak Sanggup Terjang Kabut Asap, Seluruh Pembalap Tour de Siak dipulangkan ke Penginapan



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar