oleh

Dianggap Melanggar Aturan, Bawaslu Siak Akan Turunkan Spanduk dan Baleho di Tualang

SIAK,(Publiknews.com) – Sehubungan dengan surat edaran Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia nomor:1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/2018 tanggal 23 November 2018 dan surat instruksi Bawaslu provinsi Riau nomor : 195/RI/PM/XI/2018 tanggal 28 November 2018, Banwaslu Siak akan menindak APK yang melanggar aturan di Kecamatan Tualang, Jum’at (11/1/2019).

Hal ini merupakan laporan masyarakat terhadap adanya Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di Billboard wilayah Kecamatan Tualang.

“Kita dapat laporan bahwa ada APK yang terpasang di Billboard, Senin (7/1) lalu sudah kita surati parpol yang memasang APK di Billbord itu, sepertinya tidak diindahkan, kita akan lakukan tindakan sesuai aturan, kemungkinan hari ini kita akan melakukan penyitaan APK tersebut,” jelas Ketua Bawaslu Siak Moh Royani saat dihubungi Publiknews.com melalui sambungan telepon, Jum’at (11/1/2019) siang.

Baca Juga :  Rekapitulasi Pleno PPK Bungaraya Sudah diterima, Ahmad Dardiri : Kasus Dugaan Penggelembungan Suara Tetap Lanjut

Ditambahkan Moh Royani, bahwa memasang APK di Billboard itu merupakan pelanggaran, karena bilboard itu milik pemerintah maupun perorangan, hal itu terkesan tidak adil.

“Ada ratusan Caleg yang bersaing, sementara Billboard yang berada di Kecamatan Tualang itu ada tiga, jadi terkesan tidak adil,” ujarnya.

Selain APK yang terpasang di Billboard, banwaslu Siak juga akan menertibkan APK di Zona terlarang yang tidak sesuai zonasi. “Pada intinya kita tidak pandang bulu dan bersikap Netralitas dalam penertiban APK itu,” tutupnya.

Laporan : Iqbal
Editor : Koko

Baca Juga :  Sempat Ditahan, Tiga Unit Truk Pengangkut Kayu Akasia Sudah Dilepaskan

Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar