oleh

Langgar Kode Etik Penyelenggara Pemilu 2019, PPK Bungaraya Siak Diberhentikan Seluruhnya

SIAK, (Publiknews.com) – Kasus yang menjerat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau terkait dugaan indikasi penggelembungan suara, hanya berdampak pemberhentian bagi seluruh anggota komisioner PPK di kecamatan itu. Pasalnya, sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mereka dianggap melanggar kode etik sebagai panitia penyelenggara Pemilu.

Hal itu diungkapkan, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Siak Ahmad Rizal, dikatakannya, pemberhentian seluruh komisioner PPK Bungaraya berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Mengacu dari rekomendasi yang kita terima dari Bawaslu Siak, maka pada tanggal 20 Mei 2019, kita keluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian kepada seluruh komisioner PPK kecamatan Bungaraya,” kata Ahmad Rizal Ketua KPUD Siak menjawab Publiknews.com Selasa, (21/5/2019) melalui saluran telefon genggamnya.

Baca Juga :  Pastikan Kesiapan Anggaran Pilkada 2020, Bawaslu Riau Lakukan Audiensi ke Bupati Rohul

Dengan dikeluarkannya SK tersebut, lanjut Ahmad Rizal, maka seluruh komisioner PPK yang ada tidak bisa ikut serta sebagai panitia penyelenggara di kemudian hari.

“Kalau sudah diberhentikan melalui SK seperti ini, maka seluruh Komisioner itu tidak bisa ikut dalam kegiatan yang sama di kemudian hari,” lanjutnya.

Laporan : Koko


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Dianggap Melanggar Aturan, Bawaslu Siak Akan Turunkan Spanduk dan Baleho di Tualang



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar