oleh

Terkait Dugaan Korupsi di Siak, Kejati Riau Tetapkan Sekdaprov Yan Prana Sebagai Tersangka

PEKANBARU, PUBLIKNEWS.COM – Penuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Riau, Selasa (22/12) tak disangka Sekda Provinsi Riau, Yan Prana Jaya keluar dengan baju tahanan dan dikawal para jaksa menuju mobil tahanan.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam pemeriksaan tersebut ternyata langsung menetapkan mantan Kepala Bappeda Siak itu sebagai tersangka dugaan korupsi anggaran rutin di Bappeda Kabupaten Siak tahun 2014-2019.

Yan Prana langsung diantarkan ke dalam penjara oleh penyidik.

Menurut asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejati Riau Hilman Azazi, penetapan tersangka ini merupakan hasil gelar perkara yang dilakukan tim tindak pidana khusus.

Baca Juga :  Pemkab Siak Salurkan 2500 Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi, Berikut Jenjangnya

“Iya, kami menetapkan YP (Yan Prana Jaya, red) sebagai tersangka dugaan korupsi anggaran dana rutin di Bappeda Siak,” ungkap Hilman Azazi seperti dikutip Haluanriau.co.

Dikatakan Hilman, penahanan terhadap Yan Prana Jaya dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan yang dilakukan pihaknya. Tersangka dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatan, atau menghilangkan barang bukti.

“Sudah ditahan di rutan (Rumah Tahanan Negara Kelas IA Pekanbaru,red) untuk 20 hari ke depan,” jelas Aspidsus Kejati Riau.

Pejabat esselon I di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebelumnya sebagai saksi dalam pengusutan dugaan korupsi anggaran rutin Bappeda Siak. Yang mana, perkara rasuah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Siak tahun 2014-2019 telah ditingkatkan ke tahap penyidikan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Peringati HUT PGRI ke 74, Disdikbud Siak Taja Gerak Jalan Beregu di Tualang

Sebelumnya, Kejati Riau telah melakukan pemeriksaan beberapa kali terhadap Yan Prana Jaya Indra Rasyid. Sekdaprov itu dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai mantan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak selama hampir tiga jam.

Pemeriksaan ini, merupakan yang kedua dilakukan jaksa penyelidik Pidsus untuk yang bersangkutan. Yang mana, sebelumnya Yan Prana turut diklarifikasi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak selama delapan jam, Senin (6/7). Hal itu, terkait perkara dugaan korupsi yang tengah diusut Korps Adhyaksa

Editor: Koko Haryadi

 

Baca Juga :  Wanita Berparas Cantik Diamankan Polisi, ini Kasusnya



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar