oleh

Karhutla Sebabkan 1.136 Warga Pekanbaru Terserang ISPA

PEKANBARU, (Publiknews.com) – Sebanyak 1.136 warga Kota Pekanbaru terserang Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) diduga akibat terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Riau. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru meminta seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) bersiaga melayani warga yang terserang penyakit akibat dampak asap.

Baca Juga :  Salahi Izin Tinggal, 23 Imigran Asal Bangladesh Dideportasi dari Riau

“Kami sudah kumpulkan seluruh kepala puskesmas di Kota Pekanbaru untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat, baik itu balita, ibu hamil dan lansia yang terkena dampak kabut asap,” kata Plt Kadiskes Pekanbaru Muhammad Amin, di Pekanbaru, Rabu, 7 Agustus 2019.

Muhammad meminta petugas puskesmas untuk memaksimalkan pelayanan bagi warga yang terserang ISPA. Dia mengungkap hingga Selasa, 6 Agustus, sebanyak 1.136 warga terserang ISPA dampak karhutla di Riau. Lebih separuhnya dari mereka adalah usia produktif yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Muhammad mengimbau petugas puskesmas untuk memanfaatkan ruang instalasi gawat darurat (IGD) untuk tempat evakuasi warga terkena ISPA. Meski pihaknya belum mendapat laporan pasien ISPA yang dirawat.

“Untuk masyarakat agar menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau terpaksa ke luar rumah hendaknya menggunakan masker,” tandasnya.

Baca Juga :  Jarak Pandang di Pekanbaru Turun Akibat Kabut Asap

Sementara itu, luas lahan yang terbakar di Riau mencapai 4.633,82 hektare. Satgas Gakkum siaga darurat kebakatan hutan dan lahan (karhutla) menetapkan 23 tersangka pembakar lahan.

“Seluruhnya tersangka perorangan,” jelas Wakil Komandan satgas siaga darurat Karhutla Riau Edwar Sanger.(medcom)

Editor: Ge. Setiawan




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar