oleh

Diduga Lakukan Penipuan Ratusan Juta, Pria di Meranti Ini Masuk Bui

MERANTI, PUBLIKNEWS.COM – Satreskrim Polres Kepulauan Meranti, Riau berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penipuan saat sedang berada di rumahnya di jalan Utama Ujung Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti pada hari Kamis tanggal 23 September 2021 lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Laki-laki berinisial RD Als Ayah (56) tersebut diamankan pihak Polres Meranti berdasarkan laporan korban yang mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Informasi ini dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH kepada media ini, Sabtu (30/10/2021). Dijelaskannya, penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 09 / I / 2021 / SPKT / Res Kep Meranti tanggal 20 Januari 2021, dan Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP. Sidik/ 41/ IX/ 2020/ Satreskrim, tanggal 23 September 2021.

Baca Juga :  Belum Kantongi IMB, UD Siak Subur Sejahtera di Bungaraya Sudah Beraktivitas

“Terduga pelaku sudah kita amankan saat berada di rumahnya jalan Utama Ujung Kelurahan Selatpanjang Timur. Dari hasil pemeriksaan terduga pelaku mengakui perbuatannya, dan saat ini kita amankan di Mapolres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Kronologis kejadian bermula, saat terlapor mengajak korban untuk bekerjasama melaksanakan proyek Pemda, kemudian terlapor meminta uang muka kepada korban sebesar Rp100.000.000,- tetapi proyek tersebut tidak kunjung jelas. Tidak sampai disitu, terlapor juga mengajak kerjasama dalam hal jual beli emas batangan seharga Rp580.000.000,- kepada korban, namun jual beli emas itu pun tidak ada.

Baca Juga :  Selamatkan Rumah Warga dari Abrasi, Bupati Meranti Rogoh Kocek Pribadi

Lalu kejadian serupa kembali berlanjut yang mana terlapor menawarkan kepada korban untuk memasukkan anak dari korban menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan terlapor meminta uang kepada korban sebesar Rp35.000.000,- tetapi janji itu juga gagal. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp715.000.000,-.

“Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan terhadap terduga pelaku yakni satu unit Handphone Merk Nokia 3310, satu lembar kwitansi dengan nominal Rp200.000.000,-, sembilan lembar bukti Transfer dengan Rekening penerima yang sama, satu rangkap Surat Perjanjian jual beli yang disahkan dilegalisasi Notaris, dan satu buah Flashdisk hasil rekaman pembicaraan terlapor akan pengembalian uang,” ungkap orang nomor satu di jajaran Korps Tribrata Polres Meranti tersebut.

Baca Juga :  Dipaksa Hirup Lem Kambing, Bocah 14 Tahun Digilir 8 Remaja di Tualang Siak, Riau

Sesuai Pasal 378 KUHPidana, barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dengan melawan hak, baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, baik dengan akal tipu muslihat, maupun dengan karangan perkatan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan sesuatu barang, membuat hutang atau menghapuskan piutang, dihukum karena penipuan dengan pidana penjara selama-lamanya empat tahun.

 

Laporan: THZ
Editor: Koko Haryadi



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar