oleh

Bea Cukai Selatpanjang, Amankan 75 Karton Minuman Beralkohol dari Batam Jet

MERANTI, PUBLIKNEWS.COM – Upaya Petugas dari Kantor Bantu Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Selatpanjang memang pantas diacungi jempol. Pasalnya, dalam sekejab dapat melakukan penindakan sebanyak 75 karton atau sebanyak 1.800 kaleng Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Selain itu, minuman beralkohol golongan A merk Carlsberg itu diamankan petugas dari dalam sebuah gudang yang diduga milik seorang pengusaha bernama Ayong yang berlokasi di Jalan Jumpul No 23 Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (1/7/2021) sekira pukul 20:00 WIB.

Kendati demikian, penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) ilegal itu langsung dilakukan penyegelan setelah tim Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa terdapat pembongkaran BKC berupa MMEA dari kapal Ferry Batam Jet di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.

Hal ini Sebagaimana yang di sampaikan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C BengkalisĀ Ony Ipmawan melalui Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Kehumasan Bea Cukai Bengkalis, Mulia Pangihutan Sinambela lewat pers rilis yang di terima media ini mengatakan, tim yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menuju TKP. Sesampainya di pelabuhan, tim tidak menemukan kegiatan pembongkaran. Tim hanya melihat kapal yang diinfokan masih bersandar di pelabuhan.

Baca Juga :  Selama Operasi Patuh Muara Takus 2019 digelar, Polres Siak Keluarkan 2105 Surat Tilang dan 367 Teguran

Berdasarkan informasi yang didapat, BKC yang ada di kapal telah dibawa ke gudang milik UD Lintasan Bahari Rezeki. Kemudian, tim segera menuju lokasi tersebut. Di lokasi, tim menemukan BKC berupa MMEA golongan A Merk Carlsberg produksi dalam negeri berjumlah 75 kardus karton yang setiap kardusnya berisi 24 kaleng ukuran 330 mili liter.

Diduga dokumen pelindung pengangkutan cukai (CK-6) sudah melebihi batas waktu yang ditentukan atauĀ dianggap tidak dilengkapi dokumen CK-6. Kemudian tim melakukan penyegelan terhadap
barang tersebut.

“Penindakan BKC illegal ini merupakan bentuk pelanggaran pasal 27 ayat 2 Undang-undang No. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas undang undang nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai,” kata Mulia Sinambela, Sabtu (2/7/2021) lewat kontak Salulernya.

Baca Juga :  Baru Berumur 3 Hari dan Belum Punya Nama, Bayi di Riau Meninggal akibat Terpapar Kabut Asap

Selanjutnya barang bukti berupa 1.800 kaleng MMEA golongan A Merk Carlsberg yang tidak dilengkapi dokumen pelindung pengangkutan cukaiĀ (CK-6) itu dibawa ke kantor Bea Cukai untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Sementara itu Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (KasiĀ P2) Bea Cukai, Khamrizi menambahkan, adapun barang yang disegel tersebut merupakan milik distributor legal resmi yang memiliki izin. Karena tidak dilengkapi CK-6, maka barang tersebut disegel untuk sementara waktu sampai dengan pihak distributor melunasi pajaknya.

“Pemilik minuman tersebut merupakan distributor resmi yang terdaftar. Karena tidak dilengkapi dokumen CK-6 maka untuk sementara waktu barangnya kita tahan dan ketika sudah dilunasi pajaknya, maka barang tersebut sudah bisa diambil kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Permudah Pelayanan Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Dinas Sosial Usulkan Perbup Tentang (SLRT)

Sebelumnya netizen media sosial di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, heboh dengan semakin maraknya pasokan minuman keras (Miras) dan rokok tanpa cukai dari kawasan bebas pajak di Provinsi Kepulauan Riau ke daerah ini. Tidak hanya menggunakan kapal kargo, barang tersebut juga dipasok menggunakan Kapal Penumpang MV Batam Jet.

Kamis 1 Juli 2021 kemarin, postingan akun facebook Salman Intan Dtt mengungkap terjadinya praktek bongkar muatan minuman beralkohol dari Kapal Penumpang MV Batam Jet 3 di Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang. Anehnya barang itu diturunkan dari kapal saat hari sudah gelap dan tanpa pengawasan pihak berwenang.



ucapan selamat idul adha dari publiknews

Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar