SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Upaya penangkapan harimau yang diduga memangsa warga Jalan Kwalian RT 002 RW 003, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak bernama Andi Sukerman hingga saat ini belum membuahkan hasil. Perangkap dan kamera trap yang dipasang di TKP sejak Sabtu (22/4/2023) hingga kemarin belum ditemukan jejak baru harimau di lokasi kejadian. Ketua Tim Animal Rescue yang juga Kabid Damkar BPBD Kabupaten Siak Irwan Priyatna mengatakan, pihaknya bersama warga dan dikawal oleh personel TNI bersenjata lengkap, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Polri memasang umpan kambing di lokasi kejadian.
Namun, umpan tersebut belum disentuh target. Irwan juga menegaskan saat ini situasi belum kondusif karena hewan buasnya belum tertangkap.
“Kami harapkan warga sekitar waspada karena binatang buas masih berkeliaran,” kata Irwan kepada Publiknews.com, Kamis(27/4/2023) pagi.
Bahkan menurut Irwan, pihaknya sampai masuk ke titik ditemukannya jasad dan kepala korban yang terpisah. Kepala tersebut diduga disembunyikan harimau dalam lorong di balik semak belukar yang rimbun.
“Karena umpan belum disentuh oleh target, Tim BBKSDA langsung memberi makan minum kepada kambing yang kami jadikan umpan,” terangnya.
Demikian juga pada kamera trap, tidak terlihat harimau melintas atau berada di sekitar lokasi. Makanya, tiga hari ke depan pihaknya akan kembali mengecek ke lokasi.
“Kami mengimbau agar masyarakat dan para pekebun sekitar jangan dulu beraktivitas di area tersebut,” terangnya.
Irwan juga menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima bahwa ada warga yang sempat melihat harimau berada di kawasan dekat Puskesmas, pihaknya telah menyuri tempat tersebut. Di lokasi itu ditemukan diduga jejak harimau hingga ke arah stadion.
“Pada hari Senin, kami bersama tim menyisir wilayah hutan dekat Puskesmas hingg ke stadion. Di sana kami temukan diduga jejak harimau yang sudah mulai pudar karena malamnya hujan,” tutupnya.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






