SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah tegas dengan meliburkan sekolah yang berada di areal dua ekor anak sapi ditemukan mati di Inti 7, kebun sawit PTPN V Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sendiri sudah mengeluarkan surat keputusan terkait peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman hewan buas.
Hal itu setelah keberadaan Harimau Sumatera yang meresahkan warga di Lubuk Dalam, dimana warga menemukan dua ekor anak sapi ternak warga mati, diduga dimangsa hewan buas, Senin, (6/2/2023).
Bahkan, Sapi ternak itu mati dalam keadaan tidak utuh lagi. Dimana, bagian ekor dan punggung hilang. Satu ekor sapi lagi digigit di bagian leher.
“Keputusan ini sudah disetujui Pak Bupati Siak. Ada 6 poin kebijakan yang kita buat, diantaranya sekolah yang berada di dekat lokasi yakni SD Negeri 07, SD Negeri 08 dan SMP Negeri 3 Lubuk Dalam untuk sementara diliburkan dulu. Proses belajar dilaksanakan di rumah (daring), sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Mahadar, Rabu (8/2/2023) kepada wartawan.
Kemudian, lanjut Mahadar, surat yang ditujukan kepada UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lubuk Dalam itu agar menyampaikan kepada Kepala Sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orangtua pada satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pendidikan kesetaraan untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hewan buas.
Selanjutnya, orangtua agar mendampingi peserta didik pergi dan pulang sekolah, tidak melakukan aktivitas pada kawasan hutan, atau kebun secara sendiri-sendiri, tidak melintas/melewati tempat-tempat yang berpotensi munculnya hewan buas terutama pada malam hari.
Kemudian, tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keberadaan hewan buas yang berkeliaran dengan melakukan penembakan dan atau menjerat hewan buas tersebut.
“Segera memberikan informasi yang akurat terkait keberadaan hewan buas kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aparatur Kampung/Kelurahan, BhabinKamtibmas, Babinsa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak (Pemadam Kebakaran),” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan melalui Kepala Seksi Wilayah IV, Gunawan mengatakan, pihaknya bersama tim kepolisian, TNI, BPBD Siak, sudah memasang box trap di lokasi sapi yang mati.
“Tim sudah turun ke lokasi memasang box trap dan kamera trap untuk perangkap Harimau,” kata Gunawan.
Menurutnya, jejak kaki Harimau di Lubuk Dalam sama persis ukurannya yang ditemukan di Suak Lanjut, Siak.
“Kemungkinan, ini Harimau yang di Suak Lanjut Siak yang terekam CCTV beberapa waktu lalu,” pungkasnya.
Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






