SalaSIAK, PUBLIKNEWS.COM – Perkebunan Salak Pondoh saat ini masih menjadi salah satu ikon wisata tingkat kabupaten yang terletak di Kampung Banjar Seminai, Kecamatan Dayun Kabupaten Siak. Salak Pondoh dibudidayakan warga setempat.
Selain itu perkebunan Salak juga menjadi objek wisata apabila musim panen, pengunjung dapat melihat dan memetik langsung, dan bisa menjadi oleh-oleh saat berkunjung ke Dayun.
menurut Camat Dayun Novendra Kasmara, saat ini pengembangan dan perawatan belum maksimal. Hal itu disebabkan selama dua tahun ini pemerintah memfokuskan anggaran untuk covid-19 yang sedang mewabah waktu itu.
“Untuk Salak Pondoh yang terletak di Kampung Banjar Seminai sampai saat ini masih menjadi ikon wisata, namun untuk pemberdayaan masih kurang maksimal karena kemarin pemerintah fokus ke covid-19,” ujarnya.
Penghulu Kampung Banjar Seminai Siti Aminah mengatakan, untuk pengembangan Salak Podoh saat ini semakin maju dan dapat membantu perekonomian para petani.
“Untuk perkebunan Salak Pondoh saat ini Alhamdulillah semakin maju karena petani merasa terbantu dalam perekonomiannya, selain itu peminat salak pondoh di pasaran juga semakin banyak,” kata Siti saat dikonfirmasi Publiknews.com, Selasa (12/07/2022) pagi di kantornya.
Selain Salak Pondoh petani juga berhasil membudidayakan Salak Madu, jika dibandingkan dengan Salak Pondoh Salak Madu rasanya lebih manis dengan ukurannya lebih besar.
Perawatan dan pemberdayaan Salak tidak mudah jika dibandingkan dengan kelapa sawit, namun akan tetap dikembangkan agar menjadi salah satu ciri khas daerah setempat.
Siti juga mengatakan ingin memberikan dorongan agar prospek Salak kedepannya semakin baik. Selain itu ia juga berharap untuk kedepannya dapat mengembangkan perkebunan salak menjadi agrowisata di Banjar Seminai.
Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






