oleh

Tak Hadir 12 kali dalam Rapat, Maimanah Umar dan GKR Hemas Diberhentikan Sementara Sebagai Anggota DPD-RI




JAKARTA, (Publiknews.com) – Badan Kehormatan (BK) DPD RI resmi menjatuhkan sanksi berat kepada senator asal Jogjakarta GKR Hemas dan dari Provinsi Riau Hj Maimanah Umar, berupa pemberhentian sementara.

Ketua BK DPD RI Mervin S Komber mengatakan, sanksi tersebut dijatuhkan kepada Hemas lantaran yang bersangkutan dinilai malas. Hemas juga dinilai telah melanggar Undang-undang MD3, tata tertib DPD RI dan kode etik.

Mervin mengatakan, ‎Hemas diberhentikan sementara karena sudah lebih enam kali tidak pernah menghadiri sidang paripurna DPD RI serta sudah melewati tahapan sanksi lainnya.

“Berdasarkan hasil sidang etik dan juga keputusan pleno Badan Kehormatan DPD RI, telah ditemukan data 12 kali secara berturut turut tidak menghadiri sidang paripurna DPD RI,” ujar Mervin seperti dilansir JawaPos.com, Kamis (20/12).

Selain GKR Hemas, senator lain yakni dari Provinsi Riau Hj Maimanah Umar juga dijatuhi sanksi pemberhentian sementara.‎

Menurut Mervin, BK DPD RI menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara kepada kedua senator karena terbukti telah melanggar Undang-undang MD3, Tata Tertib dan Kode Etik yang berlaku di DPD RI.

“Kami juga sudah menjatuhkan sanksi peringatan lisan, namun tidak ada perubahan dan dilanjutkan dengan sanksi tertulis. Sesuai dengan aturan yang berlaku maka kemudian dijatuhkan sanksi pemberhentian sementara,” kata senator asal Papua Barat ini.

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed