oleh

Ini Loh, Potret Proyek Puluhan Miliar di Bungaraya Siak Hingga Putuskan Jalan Umum

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Berikut ini penampakan kegiatan proyek pompanisasi yang menelan anggaran Rp32 miliar lebih di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau hingga putuskan jalan umum.

Kegiatan itu sempat menarik perhatian warga setempat. Pasalnya, jalan penghubung antara Kampung Kemuning Muda-Buantan Lestari sempat diputus beberapa hari.

Jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat. Dengan adanya pemotongan jalan itu, pengguna jalan harus mutar balik.

“Biasanya saya mengantarkan buah sawit ke TKWL lewat sini lebih dekat. Karena beberapa minggu lalu ditutup karena ada yang diputus, terpaksa saya mutar lewat Jayapura,” kata Yono (38) sopir pengantar buah sawit kepada Publiknews.com, Senin (25/10/2021) pagi.

Warga juga sempat mengeluh dengan pemotongan jalan tersebut. Menurutnya, sewaktu pemotongan berlangsung, pihak kontraktor belum menyediakan jalan alternatif.

Baca Juga :  Polres Siak Tangkap Pelaku Ilegal Logging di Sabak Auh

“Seharusnya sewaktu pemotongan jalan, kontraktor pelaksana sudah menyediakan jalan alternatif. Sehingga, masyarakat masih bisa lewat. Ini tidak ada, beberapa hari baru dibuatkan, itupun timbunan paritnya tidak rata,” lontar Rianto warga yang pernah melintas saat pemotongan jalan berlangsung.

Sementara itu, PJ Penghulu Kampung Kemuning Muda yang juga sebagai Sekretaris Camat Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak Wasito menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, pemotongan jalan itu sudah mendapat izin dari Dinas PU.

“Berdasarkan informasi di lapangan, pemotongan jalan itu sudah ada izin dari PU Siak. Bahkan, saat itu orang PU ada di lokasi,” terang Wasito.

Baca Juga :  Buka MTQ ke X di Bungaraya, Bupati Siak Alfedri: Tingkat Kecamatan Serasa Tingkat Kabupaten

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tataruang dan Pemukiman (PU Tarukim) Kabupaten Siak Irving Kahar Arifin, melalui Kepala Bidang Bina Marga Ari Nofizal membenarkan terkait izin pemotongan jalan tersebut.

“Benar, mereka (kontraktor, red) sudah melayangkan surat ke PU untuk pemotongan jalan di Kampung Kemuning Muda. Karena itu untuk kepentingan masyarakat, maka kita izinkan,” kata Ari saat dikonfirmasi minggu lalu.

Dilain pihak, Irwandi selaku kontraktor pelaksana pompanisasi mengatakan, jalan yang dipotong akan diperbaiki. Namun, belum seluruhnya. Pasalnya, kegiatan masih berlangsung.

“Sudah kita perbaiki, tapi masih belum seluruhnya. Pekerjaan kan masih berlangsung. Kalau kita perbaiki sekarang tentu akan rusak lagi nanti. Sebab, alat kita masih keluar masuk,” kata Irwandi saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Senin (25/10/2021) siang.

Baca Juga :  Perangi Hoax, Awal Tahun 2019 PWI Siak Gelar Seminar Sehari di SMA N I Lubuk Dalam

Irwandi juga mengaku, perihal kesepakatan untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat aktifitas kegiatan proyek pompanisasi itu tidak secara tertulis.

“Kalau secara tertulis tidak ada, tapi sesuai koordinasi sebelumnya akan kita kembalikan seperti semula. Sekarang di lokasi sudah ada yang kita perbaiki, tapi yang di dalam belum karena alat kita masih kerja,” tutupnya.

 

 

Laporan: Koko

 

 



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar