oleh

172 KK, Terima BLT Dana Kampung Jatibaru Tahap Satu

SIAK,PUBLIKNEWS.COM – Sebanyak 172 Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Jatibaru yang terdampak Covid-19, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Anggaran Dana Kampung (ADK) tahap satu, Selasa (19/5/2020) di aula kantor penghulu kampung Jatibaru.

Sebelum dibagikan ke penerima, Camat Bungaraya Amin Soimin memberikan secara simbolis ke salah satu warga dengan menghitung terlebih dahulu. Hal itu dilakukan untuk memastikan jumlah bantuan tersebut.

“Kita pastikan dulu ya pak, kita hitung terlebih dahulu benar nggak nilainya enam ratus ribu yang ada dalam amplop ini,” kata Amin Soimin di hadapan para penerima yang sudah disusun sesuai protokol Covid.

Baca Juga :  Tim Voli Paluh Juara III, Penghulu Suprayitno: Ini Diluar Dugaan

Acap kali, bhabinkamtibmas Kampung Jatibaru Bripka Rafindo selalu menyerukan ke warga agar tidak berkerumun. Sesekali, ia memberikan arahan kepada warga yang sedang nunggu antrean pemanggilan namanya.

“Tolong buk, pak! jangan berkerumun, mari kita jalankan anjuaran pemerintah sesuai protokol Covid,” kata Rafindo.

Sementara itu Penghulu Kampung Jatibaru Ahmad Jainuri mengatakan, sebelumnya jumlah penerima BLT di kampung itu berjumlah 178 kepala Keluarga. Setelah dilakukan pengecekan data, ternyata ditemukan ada yang ganda. Sehingga, yang ganda itu harus diseleksi kembali.

“Awalnya sebanyak 178 KK yang menerima BLT dari ADK Kampung Jatibaru tahap satu ini. Setelah dilakukan pengecekan data, ternyata kita menemukan ada yang tumpang tindih antara nama penerima BLT pusat dan BLT DK. Makanya kita seleksi kembali, dan hasilnya kita tetapkan sebanyak 172 KK yang menerima BLT Dana Kampung,” kata Penghulu.

Baca Juga :  Tampik Kabar Miring Soal Penimbunan Proyek Sistem Gotong Royong, Ini Penjelasan Ketua TPK

Ahmad juga mengaku, selain data ganda, perbedaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) juga menjadi permasalahan di kampung tersebut. Sehingga, ketelitian dalam menentukan penerima harus ditingkatkan.

“Selain data ganda, perbedaan NIK juga jadi masalah di sini. Makanya kita harus teliti betul saat melakukan pendataan agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS