oleh

Haikal Hassan Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Tagar #UninstallTokopedia

JAKARTA , (Publiknews.com) – Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Haikal Hassan Baras menjadi perbincangan di media sosial (medsos) setelah namanya ‎dikait-kaitkan dengan isu Uninstall Tokopedia. Tagar #UninstallTokopedia sendiri menjadi trending topic di twitter.

Baca Juga :  Tempat Peristirahatan Terakhir Raja dan Pahlawan Siak Terabaikan, Ketua LAM: Sejak 2019 Tidak Ada Lagi Perhatian Pemda

Menanggapi hal tersebut, Ustadz Haikal berencana menempuh jalur hukum. Haikal tidak terima namanya dikaitkan dengan isu ‎yang sedang ramai di media sosial.

“Harus ditempuh jalur hukum biar kapok, harus ditempuh,” tegas Haikal dilansir Publiknews dari Okezone, Sabtu (30/11/19).

Baca Juga :  Sempat Viral, Tarif Karcis Parkir GMC Di Siak Ternyata Hoax

Kendati demikian, Haikal belum dapat menjelaskan lebih detail soal jalur hukum yang akan ditempuh. Ia mengatakan masih akan mempelajari kaitan dirinya dengan isu uninstall Tokopedia.

“Engga, kita lagi pelajari dalam (acara) itu saya kan hanya bicara soal personal branding dan sebagainya, lalu apa hubungannya dengan uninstallah, dengan acara, dan sebagainya,” ujarnya.

Sekadar informasi, terdapat sebuah potongan video yang menampilkan Ustadz Haikal Hasan sedang berada dalam acara yang berkaitan dengan Tokopedia. Video itu diviralkan di twitter dan mengundang banyak komentar dari para netizen.

Baca Juga :  Viral, Ini Potret Kehidupan Warga Miskin yang Tinggal di Samping Kantor Bupati Siak

Dari potongan tayangan video yang beredar di twitter, Ustadz Haikal tampak sedang memberikan tausiyah atau ceramah di atas panggung yang berlatar belakang sebuah tulisan “Tokopedia presents Ria Miranda The Seventh Annual Show”.(okezone)

Editor: Ge. Setiawan


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar