oleh

Nasib Jembatan Yang Megah Tak Berlampu di Siak, Jadi Tempat “Mojok”

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Jembatan Sultan Abdul Djalil Rachmad Syah Teluk Mesjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau merupakan jembatan ketiga yang megah di Siak. Namun, sangat miris kondisinya saat ini. Sehingga kemegahan itu tak tampak jika malam hari tiba. Pasalnya, sepanjang jembatan tersebut tidak ada penerangan sama sekali.

Meski hanya tampak tiang listrik tenaga Surya terpasang di sana, namun semua hanya sebagai pelengkap saja. Cahaya lampu itu tak bisa menerangi jembatan, karena kondisi lampu tenaga Surya tidak berfungsi.

Kondisi kegelapan itu, selalu dijadikan momen bagi kaula muda untuk memadu kasih.

Baca Juga :  Dua warga Siak PDP COVID-19 usai dari Malaysia dan Bandung

“Meskipun gelap, banyak muda mudi sering duduk berduaan di jembatan itu. Apalagi kalau malam Minggu, lebih dari puluhan pasang,” kata Akim warga Sabak Auh, Selasa (17/11/2020) malam.

Kondisi gelap itu bukan baru-baru ini saja terjadi. Semenjak dibangun, hanya hitungan bulan saja ada penerangan di sana. Masyarakat selalu bertanya, siapakah yang bertanggung jawab dengan jembatan itu?

“Jembatan ini letaknya kan di Siak, kira-kira tanggung jawab siapa masalah perawatan dan lampunya,” tanya Akim.

Warga lain juga mengatakan, kondisi gelap itu sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas di atas jembatan tersebut.

Baca Juga :  Dua Hektare Lahan Terbakar, Petani Nanas di Sungai Apit Ditetapkan Jadi Tersangka

“Kalau gelap bahaya juga kalau lewat jembatan waktu malam hari. Karena gelap, kalau ada muda mudi lagi berduaan motornya kan di pinggir, jadi pernah mau ketabrak saya,” lontar Hendro warga Sungai Apit.

Jembatan Sultan Abdul Djalil Rachmad Syah Teluk Mesjid ini merupakan jembatan ke tiga. Dengan panjang sekitar 1.650 meter dan diresmikan Gubernur Riau semasa Rusli Zainal tahun 2011 silam.

Laporan: Koko




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar