oleh

Bernostalgia ke Kampung Tengah Mempura, Said Arif Fadilah Kunjungi Rumah Sahabat Karibnya

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Said Arif Fadilah berkunjung ke rumah Akang yang Memberi Ibunya Utangan semasa dulu. Sebelum ia menuju ke penyeberangan sampan ke Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (15/7/2020).

Tidak gila hormat karena dia tahu jabatan adalah titipan. Jabatan bisa datang dan pergi atau ditinggalkan dan meninggalkan. Itulah yang selalu dia ingat karena itu pesan ibunya.

Setelah mengembalikan mobil dinas yang digunakannya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Siak pada Rabu pagi. Said Arif Fadilah sebenarnya ingin pamit dengan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, namun Bupati sedang ada kegiatan di Tualang, sehingga keinginan dan niat baik itu harus diundur.

Baca Juga :  Sempena Hari Pers Nasional 2020, PWI Siak Gelar Aksi Kumpulkan 200 Kantong Darah, Ayo Daftarkan Diri Segera!

“Saya hormati dia karena pimpinan saya. Saya hargai dia karena dia Bupati Siak. Makanya saya hendak pamit, datang tampak wajah, pergi tampak punggung, sebagai bentuk sportivitas,” ucap Arif bersemangat.

Pernah berjanji mengajak ke kediaman Gunawan yang akrab disapa Akang (81), pemilik toko kelontong atau sembako di Pasar Cina Twon dan kini tinggal di Jalan Prona tidak jauh dari Polsek Siak. Siang itu, Arif Fadilah merealisasikan janjinya.

Akang tinggal bersama anak dan menantunya. Istrinya masih sehat, namun pendengarannya sudah berkurang. Sedangkan akang pernah stroke dan kini sudah mulai pulih. Hanya ingatannya mulai melambat, sehingga saat Arif datang dia hanya tersenyum gembira dan dengan mata berbinar-binar menyapa dan menyambut Arif.

Baca Juga :  Wabup Siak Alfedri, Terima Buku Grand Design Agrowisata Bungaraya

“Ibu saya dulu berutang belanjaan kepada Akang ini. Tahu sendirilah berapa gaji guru saat itu. Akang tidak hanya mengutangkan kami, tapi banyak pekerja dan guru yang berutang di toko kelontongnya,” cerita Arif di hadapan Akang dan istrinya.

Arif biasa saja menceritakan kehidupan masa kecilnya. Bahkan dia tidak sungkan memberi tahu ibunya berutang belanjaan untuk bertahan hidup sebagai guru dan membesarkan anak-anak yang sekolah. Bahkan dia menyebutkan ikut membantu ekonomi keluarga dengan mencari kayu bakar, menangkap ikan dengan sampan agar bisa dijual dan menyeberangkan orang-orang yang membutuhkan tumpangan.

Baca Juga :  Lahan HGB PT Ika Daya di Tengah Kota Terlantar, Hanya Dihuni Ribuan Monyet

Akang mendengarkan dengan seksama. Setelah Arif bercerita, sambil menatap wajah Arif, Akang tersenyum sambil mengangguk-angguk.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar