Semangat Pantang Menyerah Relawan, cari Sumber Air Padamkan Karhutla di Pelalawan

PELALAWAN, (Publiknews.com) – Semangat para relawan yang berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rantau Baru, Pelalawan Riau, pantas mendapatkan apresiasi. Mereka seolah tak kenal lelah memadamkan api.

Baca Juga :  Menghina Profesi Wartawan, Pemilik Akun Facebook Budi Rahmad Ramadhan Akhirnya Minta Maaf

Sejak bergabung menjadi tim relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), relawan Rumah Zakat Action hingga kini semangat mereka masih tetap sama.

Tim Relawan Rumah Zakat Action terus berjibaku memadamkan api meski dengan keterbatasan Air, Minggu (22/09).

Ketersediaan Air yang terbatas menjadi kendala utama tim Relawan Rumah Zakat Action dalam memadamkan api di Kabupaten Pelalawan Riau.

Musim kemarau memang sudah lama berlangsung di daerah ini, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari warga harus membeli air.

Baca Juga :  Pelaku Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru Siarkan Aksinya di Facebook

BPBD Pelalawan sudah mensiagakan 1 (satu) unit mobil tangki air untuk mensupport tim petugas dan relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan di Desa Rantau Baru, Pelalawan Riau.





Namun lahan yang terbakar luasnya berhektar-hektar tidak akan tercukupi hanya dengan satu mobil tangki saja. Ditambah lagi jarak sumber air untuk mengisi ke mobil juga sangat jauh sementara api terus mengganas.

Petugas dan relawan Rumah Zakat bersama tim satgas kebakaran hutan dan lahan (krhutla) Pelalawan tidak kehabisan akal, berbekal peralatan seadanya, para petugas dan relawan menggali parit dan rawa yang masih berlumpur guna mendapatkan air.

Salah satu relawan menyebutkan “sumber air saat ini memang mulai sulit karena sedang musim kemarau, bagaimanapun kami akan terus semaksimal mungkin agar api ini cepat padam. Meski dengan peralatan seadanya”. ungkap Suardi salah seorang relawan Rumah Zakat.

Hingga kini Kondisi kabut asap di Riau terus memburuk dalam tiga hari terakhir. Pekanbaru hingga kini masih berselimut kabut asap pekat yang berbau menyengat. Selain karena asap sisa karhutla di daerah Riau sendiri, asap di Pekanbaru juga hasil kiriman dari Provinsi tetangga.

Baca Juga :  Polres Siak Amankan 2 Orang Terduga Pelaku Pembakar Lahan

Berdasarkan data BMKG Pekanbaru, pantauan satelit terra aqua pada pukul 06.00 WIB menunjukkan ada 1.591 titik panas yang jadi indikasi karhutla di Sumatera. Daerah paling banyak adalah di Provinsi Sumsel yakni 675 titik, dan Jambi 505 titik, dan Riau sendiri ada 256 titik panas.(rls/sg)

Editor: Ge. Setiawan




Loading...

Komentar

Tanggapan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed