Sadam, bersama Masyarakat Mewujudkan Kampung Benteng Hulu Maju dan Berbudaya



SIAK,(Publiknews.com) – Trainer nasional bulan sabit merah remaja ini bernama Sadam, S.Si ini, konsen terhadap masalah kesehatan umat, terutama warganya.

Bahkan dia ingin mengadakan ambulans. Menurutnya, keberadaan ambulans bagi masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata. Sekilas memang tidak terlalu signifikan fungsinya, namun saat saat tertentu, ambulans akan sangat penting.



“Ketika ada warga yang sakit, akan melahirkan, meninggal dunia, ambulans akan dicari,”
ungkap lelaki kelahiran Bungaraya pada 25 Februari 1986 lalu itu.

Ada sejumlah konsep yang akan direalisasikan ayah tiga anak ini selain ambulans, yaitu memprioritaskan pembangunan jalan menuju pemukiman, perkebunan dan lahan produktif lainya.

“Saya juga ingin memberikan perhatian yang lebih pada pembangunan sarana prasarana lembaga pendidikan, tempat ibadah dan tempat pendidikan Alquran,” sebutnya mengingat dia beberapa kali menang lomba syarhil dan fahmil Alquran sejak remaja sampai kuliah.

Saddam akan proaktif dan selektif pada program bantuan sosial, sehingga tepat sasaran. Sekaligus mendukung usaha pengrajin, UMKM dan industri rumah tangga.

“Selain itu, saya ingin membina dan memberdayakan kelompok ibu pada usaha penunjang pariwisata lokal. Serta mendukung lahirnya satu tempat pariwisata lokal baru selama pemerintahan,” urainya.

Di samping itu, keinginan mendukung pelaksanaan porkam setahun sekali, turnamen terbuka voli dan sepakbola setiap 3 tahun sekali.

Pembinaan dan penghargaan untuk keluarga teladan tak luput jadi perhatian dan akan masuk dalam programnya, selain akan membuat satu unit usaha Bumdes baru.

Satu hal yang akan menjadi fokusnya juga adalah melibatkan peran ketua RT dan RW dalam bidang pembangunan dan dalam menciptakan keamanan lingkungan.

Dari dasar lubuk hatinya, Saddam ingin bersama masyarakat mewujudkan Kampung Benteng Hulu yang maju, berbudaya dan beradab. Dan seluruh masyarakatnya merasakan keadilan dan kesejahteraan,” jelasnya.

Hal itu bukan pekerjaan yang mudah, perlu seirama semua elemen. Sebab muaranya nanti adalah, menata dan menyelenggarakan pemerintahan desa yang transparan, ramah, efektif dan proaktif sesuai dengan standar minimal pelayanan pemerintahan kampung.





“Menurut saya, kerja keras itu harus dibarengi juga dengan memaksimalkan pembangunan infrastruktur, pelayanan kebutuhan masyarakat tingkat dasar seperti lembaga pendidikan, rumah ibadah, rumah budaya, jalan jalan ke pemukiman dan ke perkebunan atau lahan produktif lainya,” urainya.

Semua pihak harus mendukung program peningkatan perekonomian masyarakat, melalui usaha kecil menengah, industri rumah tangga, perkebunan, peternakan, perikanan serta usaha pendukung pariwisata.

Apa yang diungkapkan Saddam ini, adalah jati dirinya yang selalu berpikiran positif untuk kepentingan masyarakat.

Daftar Riwayat Hidup:

-Nama: Sadam,S.Si
-Tempat tanggal lahir: Bungaraya 25 Februari 1986
-Nama istri: Idolla Febriyenti ST
-Nama anak: Khalifa Sadilla Sakhi, M Said Ramadhan, M Osman Gazi.
-Nama mertua: Munir, mertua perempuan: Seniwati

Riwayat Pendidikan:

-SD-Madrasah Aliyah di Bungaraya
-Kuliah S1 jurusan biologi di FMIPA Universitas Riau

Pengalaman Organisasi:

-Ketua himpunan
-Ketua OSIS MA Al Muttaqien Jatibaru.
-Ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bungaraya.
-Ketua Umum UKMI Ar royan Universitas Riau.
-Sekretaris Karang Taruna Kampung Benteng Hulu

Pengalaman Kerja:

-Staff HRD HPU Project BOB
-Analis data PT Mesko Pekanbaru.
-Trainer Trusco Pekanbaru
-Trainer Nasional Bulan Sabit Merah Remaja

Prestasi:

-Juara 1 Syahril Quran tingkat Kecamatan Bungaraya pada 2001
-Juara 3 fahmil Quran tingkat Kabupaten Siak 2003
-Peserta fahmil Quran tingkat nasional di Unsri Palembang pada 2007
-Peserta fahmil Quran tingkat nasional di Universitas Malikussaleh Aceh pada 2009.

Laporan : Koko



loading...


Loading...

Komentar

Tanggapan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed