oleh

Peluang Emas Bagi Siswa Berprestasi, Rangking 1 sampai 3 Masuk Tanpa Tes di STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Rohil

ROKAN HILIR, PUBLIKNEWS.COM – Bagi siswa SLTA kelas XII rangking 1 sampai 3 dinyatakan masuk tanpa tes ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Langkah ini diambil agar generasi berkualitas dapat kesempatan melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT).

“Bagi yang rangking 1 sampai 3, masuk tanpa tes, uang pendaftaran gratis, bahkan akan banyak potongan-potongan pembiayaan nantinya, sampai kepada beasiswa,” kata Budi Setiawan, M.Pd, Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi, Selasa (25/2/2020) saat bertatap muka dengan siswa kelas XII IPS, SMA Muhammadiyah Bagansiapiapi dan SMAN 1 Bangko.

Mendengar ucapan tersebut, sejumlah siswa dalam kelas itu langsung sumringah, menaruh harapan agar bisa kuliah dengan berbagai kemudahan, terutama yang rangking 1 sampai 3.
Siswa rangking 1 sampai 3 ini menurut Budi Setiawan, generasi berkualitas Rokan Hilir, mereka perlu diberikan kesempatan melanjutkan perkuliahan ke Perguruan Tinggi (PT). Budi mempersilahkan semua siswa untuk kuliah ke mana saja, namun kuliah di STAI Ar-Ridho akan membantu orang tua dalam segi pembiayaan.

Baca Juga :  BLK Komunitas Ponpes Al-Muttaqien, Buka Pelatihan Otomotif Berbasis Kompetensi

“Kita tidak perlu biaya kost dan lain-lain, paling hanya minyak motor, bisa bekerja lagi sambil kuliah, ini sangat membantu orang tua,” tambah Budi.

Lalu, untuk yang tidak rangking 1 sampai 3 lanjut Budi, STAI Ar-Ridho memberikan kemudahan dengan hanya membayar uang pendaftaran Rp350 ribu sudah bisa kuliah. Sementara untuk uang kuliah, bisa dicicil sesuai kemampuan.

“Kami berikan kemudahan, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak kuliah,” ujarnya lagi.

Disamping itu, untuk mahasiswa yang sedang kuliah sekarang, rata-rata mendapatkan beasiswa, bahkan ada beasiswa Baznas yang menanggung uang kuliah sampai tamat termasuk uang wisuda.

Baca Juga :  Peserta Seminar PGRI Bayar IOO Ribu, Berikut Penjelasan Kadisdik Siak

“Kalkulasi kami Rp37 juta, semua ditanggung Baznas, sekarang ada dua orang, belum lagi beasiswa dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pusat dan banyak lagi,” paparnya.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar