oleh

Sempat Dianulir, Hampir Dua Tahun Berjuang, Kini Sadam Dilantik Sebagai Penghulu Benhul

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sadam (35) tak sanggup membendung air matanya saat ia dilantik menjadi penghulu Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (03/08/2021) sore.

Ia merasa lega setelah setahun delapan bulan berjuang mencari keadilan agar dirinya tetap dilantik sebagai penghulu.

Sadam sebenarnya sudah terpilih sejak 2019 lalu, dan seharusnya ia juga dilantik bersama dengan penghulu kampung lainnya yang juga melakukan pemilihan serentak waktu itu.

Namun, langkah Sadam kandas, ia digugat oleh lawan politiknya hingga berbuntut ke meja hijau.

Dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Pekanbaru dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Kota Medan hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK) Sadam berjuang dan menang untuk menjemput keadilan agar dirinya dilantik.

Baca Juga :  Sekda Siak, Lantik Jabatan Fungsional Arsip Perpustakaan

Mengembalikan kehormatannya sendiri dan keluarga membuat Sadam tak kenal putus asa hingga Selasa, 3 Agustus 2020 Ia dilantik secara sah sebagai penghulu Kampung Benteng Hulu.

“Setahun delapan bulan berjuang Alhamdulillah sampai titik ini, amanah ini akan saya emban sebaik mungkin untuk memajukan Kampung Benteng Hulu,” kata Sadam usai dirinya dilantik di Aula Kantor Camat Mempura.

Kata Sadam, sebagai langkah awalnya ia ingin bersilahturahmi dan merangkul seluruh masyarakat agar sama-sama membangun Kampung Benteng Hulu.

Ia pun memiliki niat untuk menemui tokoh-tokoh kampung meminta pendapat dalam membangun.

“Langkah paling prioritas yakni merangkul seluruh lapisan masyarakat kampung benteng hulu untuk bergandengan tangan membangun desa ini,” kata Sadam.

Baca Juga :  Intip Drainase dan Pembangunan Jalan di Kampung Paluh Siak, Papan Plang dipasang Alakadarnya

Dinamika yang dijalaninya itu dianggapnya sebagai proses bagi dirinya untuk berbenah dan menganalisa situasi.

Sadam pun berniat mengakomodir semua jejak pendapat dari berbagai elemen dalam masa kepemimpinannya.

Ditambahkan Sadam, Ia juga ingin mengakomodir apa yang menjadi masukan dari lawan politiknya saat kontestasi pemilihan kepala desa waktu itu.

“Saya yakin semuanya bisa bersinergi membangun kampung,” kata Dia.

Untuk saat ini Ia mengaku masih kecewa dengan pemerintah daerah karena waktu itu Ia tidak dilantik bersama dengan penghulu lainnya, namun Sadam mengaku sudah menerimanya dengan lapang dada.

Menurutnya mungkin ada miskomunikasi dengan pemerintah daerah. Namun, ia meyakini akan berusaha berkomunikasi semaksimal mungkin kedepannya agar kejadian serupa tak terjadi lagi.

Baca Juga :  Kegiatan 2019 Kampung Tumang Masih Dikerjakan Hingga 2020, DPMK Siak Yurnalis: Sesuai Aturan Tidak Boleh

“Ya ini sebagai pelajaran bagi semuanya agar kedepan sama-sama bisa berbenah,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Mempura Desy Fefianti berpesan agar Sadam bisa merangkul seluruh stakeholder yang ada di Kampung Benteng Hulu.

“Jangan ada lagi terkotak-kotak, sudah waktunya membangun kampung apalagi disituasi pandemi saat ini,” pesan Desy kepada Sadam.

Ia pun menyampaikan agar Sadam bisa membangun pemuda yang ada di Kampung Benteng Hulu.

“Ajak dan libatkan pemuda membangun kampung,” pinta Desy.

 

 

Laporan: Koko

 



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar