oleh

Pipa Minyak BOB Bocor, 11 Sumur Dihentikan, Kerugian 20-25 Barel

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pipa minyak milik Badan Operasional Bersama (BOB) PT BSP Pertamina Hulu terjadi kebocoran di kawasan simpang Buton Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (15/12/2020) sore.

Akibat kebocoran pada pipa itu, terpaksa sebanyak 11 sumur harus dihentikan aktifitas penyulingannya. Menurut keterangan perwakilan Humas BOB Dedi Hartono, kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wib. Kemudian, bisa diatasi sekitar pukul 17.25 WIB.

“Tadi kita dapat informasi dari masyarakat ada pipa yang bocor di kawasan Buton sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian tim turun dan bisa diatasi sekitar pukul 17.25 WIB,” kata Dedi kepada beberapa awak medi di lokasi, Selasa(15/12/2020) malam.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Kapolsek Bungaraya Serahkan Bantuan Sembako Bagi Keluarga Kurang Mampu

Dedi juga menjelaskan, peristiwa itu tidak sempat menimbulkan kobaran api. Dengan langkah cepat, sesampainya tim di lokasi langsung menutup blok agar tidak ada cairan yang terbuang.

“Belum sempat menimbulkan kobaran api pada kejadian itu. Ketika tim sampai, langsung melakukan penutupan blok untuk menghindari terbuangnya cairan,” jelasnya.

Sementara itu, Team Leader Production Operations Pedada South Ari Widayatmoko mengatakan, kebocoran pipa itu disebabkan umur pipa yang sudah tua.

“Kalau penyebabnya biasalah, usia pipa sudah tua. Pipa yang ada di Buton ini sejak tahun 1980, udah 40 tahun umurnya,” kata Ari.

Baca Juga :  Hebat, 3 Pelajar MAN IC Siak Juara di Grand Final Olimpiade Bahasa Arab (OBA) 2019 se- Indonesia

Lebih lanjut Ari mengatakan, sebanyak 11 sumur yang di tutup hingga penanganan selesai. Menurut Ari, dengan ditutupnya sumur itu kerugian tidak begitu besar, hanya berkisar 20 sampai 25 Barel.

“Kejadian sekitar pukul 16.30 kalau kita tutup 11 sumur itu hingga Pukul 00.00 WIB, kerugian hanya berkisar 20-25 Barel saja,” tambahnya.

Ari menegaskan, kejadian itu bukan masalah besar. Menurutnya itu merupakan kejadian biasa. Dalam kurun waktu satu tahun baru dua kali kejadian serupa.

“Kejadian seperti ini biasa, karena musim hujan maka sifat besi ketika panas terkena dingin maka akan memuai. Selama setahun kejadian ini sudah kedua kalinya. Sebelumnya pada awal tahun juga ada kejadian serupa,” tutupnya.

Baca Juga :  Kasus Corona di Siak Melonjak, Cluster Baru dari Tualang Penyumbang Terbanyak Hari Ini

Pantauan di lapangan, suasana sudah mulai kondusif. Terlihat di lokasi beberapa mobil dan petugas yang diturunkan sudah mulai melakukan perbaikan pada pipa yang bocor. Semburan asap sudah tidak ada lagi di sana.




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar