oleh

Kadisdikbud Siak Bersama Kemenag, Kunjungi MA Al-Muttaqien Saksikan Mediasi Pihak Sekolah dan Orang Tua Murid

SIAK, (Publiknews.com) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Siak, Lukman didampingi Kakan Kemenag Siak Muharrom berkunjung ke Madarasah Aliyah Al-Muttaqien Dusun Jatimulya, Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau pada Rabu (04/12/2019) siang di Workshop Otomotif Balai Lapangan Kerja Komunitas (BLKK) Ponpes Al-Muttaqien.

Baca Juga :  Laga Persahabatan, Diperkuat Bupati dan Kapolres Tim PWI Siak Menang 4-3 atas PWI Pelalawan

Kedatangan ke MA tersebut, bertujuan untuk mlakukan mediasi antara pihak sekolah dengan orang tua murid terkait masalah kurangnya komunikasi yang sempat viral di media massa beberapa hari lalu.

Sebelum memberikan sambutan, Kadisdik Siak Lukman, di hadapan siswa dan siswi MA Al-Muttaqien memberikan semangat untuk belajar. Lukman juga bertanya adakah santri yang sudah hafiz di Ponpes itu. Ia juga memberikan motivasi agar seluruh siswa yang ada di Ponpes tersebut menjadi hafiz.

“Salam Pramuka! Ada yang sudah hafiz belum? Kalau yang sudah menjadi hafiz nanti dapat beasiswa dari Pemkab Siak,” kata Lukman.

Lukman juga memberikan pemahaman kepada seluruh siswa yang hadir saat itu. Ia juga menjelaskan, terkait statement di salah satu media terkait tindakan tegas pencabutan izin, ia menggambarkan bahwa hal itu yang akan terjadi jika kesalahan yang dilakukan merupakan kasus terberat.

“Masalah statement saya di salah satu media online kemarin, memang ada kawan-kawan wartawan yang tanya ke saya terkait sanksi apa yang terberat, jika ada sekolah yang melakukan pelanggaran berat, lalu saya jawab sanksi terberat pencabutan izin, dan bukan untuk sekolah ini,” terang Lukman sembari memberikan semangat kepada siswa dan guru saat itu.

Baca Juga :  Harlah Ponpes Al-Muttaqien ke 36 Jatibaru Siak, Jamaah Bak Lautan

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Muharrom, ia berharap agar pihak sekolah bisa menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua murid. Sehingga, prestasi yang sudah ditorehkan Ponpes Al-Muttaqien tidak sia-sia.

“Prestasi MA Al-Muttaqien Pondok Pesantren ini dari mulai tingkat kabupaten hingga ke provinsi sudah luar biasa. Saya rasa kejadian ini hanya karena kurang komunikasi antara pihak sekolah dengan komite masyarakat atau wali murid. Harapan saya ke depan, agar komunikasi dapat terjalin lebih baik lagi, sehingga masyarakat bisa bahu membahu untuk menjaga Pesantren yang sudah subur saat ini,” kata Muharrom menjawab Publiknews.com.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar