oleh

Bullying Ngetren, Salah Apa Pendidikan Indonesia?

BALIKPAPAN, PUBLIKNEWS.COM – Bullying hingga hari ini masih menjadi momok yang sangat menghawatirkan khususnya di dunia pendidikan. Pasalnya, perilaku buruk yang tak kunjung terobati tersebut tidak hanya sekedar menghina, merendahkan, ataupun mengejek. Para pelaku sudah tidak segan lagi melakukan hal yang lebih dari itu, kekerasan fisik misalnya.

Kamis 13 Februari 2020, Komisi X DPR menyayangkan aksi bullying yang menimpa seorang siswi di sekolah swasta daerah Purworejo, Jawa Tengah. Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengharapkan ke depannya aksi bullying hingga kekerasan tidak terjadi lagi di dunia pendidikan khususnya di sekolahan.

“Kita minta betul kekerasan di sekolah ini berhenti setop. Jadi ini enggak hanya bullying, tapi sudah kekerasan ya yang terjadi di sekolah. Ini harus setop,” kata Syaiful kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga :  Ribuan Guru Honorer Riau Serbu Kantor DPRD Riau

Masih di bulan Februari, seorang siswa sebuah SMPN di Kota Malang, MS (13), terpaksa menjalani operasi amputasi jari tengah tangan kanan setelah diduga menjadi korban bully 7 teman sekolahnya (14/02/2020).

Penindasan, perundungan, perisakan, atau pengintimidasian (bahasa Inggris: bullying) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik (Wikipedia). Banyak faktor yang menjadi sebab, diantaranya adalah peran orang tua yang minim, tayangan berisi kekerasan, efek negatif gadget hingga masyarakat yang abai.

Baca Juga :  Kronologi Bocah SD Dikeroyok Kakak Kelas saat Guru Belum Datang

Dampak yang dihasilkan bermacam-macam. Mulai rasa takut, trauma, kecemasan, depresi berat hingga berujung pada bunuh diri. Si korban juga berpotensi melakukan aksi balas dendam kepada orang lain yang dianggap lemah. Bila masalah ini tidak mendapat perhatian serius hingga tuntas, pada akhirnya kita akan kehilangan para calon pemimpin masa depan yang berahlak mulia.
Jauh-jauh hari sebelum ada istilah bullying, islam telah mengajarkan untuk saling menyayangi sesama manusia, apalagi saudara seiman. Bahkan menjadikan definisi muslim dengan kata selamat. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam,“Muslim adalah orang yang menyelamatkan semua orang muslim dari lisan dan tangannya. Dan Muhajir adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah.”(HR. Bukhari : 10).

Komentar