oleh

Harimau Sumatera Diduga Pemangsa Manusia di Teluk Lanus Siak Tertangkap

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Harimau Sumatera yang berkonflik dengan manusia di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau pada Minggu, 29 Agustus 2021 malam dengan korban seorang pekerja PT. Uniseraya berinisial MA (15) telah tertangkap.

Berawal Rabu, 8 September 2021 sekitar pukul 18.30 wib, Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Yayasan Arsari dan PT. Uniseraya yang berada di camp mendengar suara pintu kandang jebak tertutup. Karena waktu telah malam dan kondisi gelap, maka Tim memutuskan untuk melakukan pengecekan pada pagi harinya.

Kamis pagi, sekitar pukul 06.00 wib, Tim melakukan pengecekan kandang jebak yang dipasang sekitar 50 meter dari jasad korban ditemukan saat kejadian dan melihat seekor Harimau sumatera telah masuk ke dalam kandang jebak tersebut. Harimau berkelamin betina dan berumur sekitar 3 tahun.

Baca Juga :  Demonstrasi di DPR Makin Besar, Massa Mahasiswa Terus Berdatangan

Tim melakukan pembiusan terhadap Harimau sumatera untuk dipindahkan ke kandang angkut. Berdasarkan hasil observasi Tim medis di lapangan, diketahui bahwa terdapat luka jerat di kaki depan sebelah kanan dengan kondisi luka jerat yang telah mengalami pembengkakan dan terdapat myasis (belatung) serta pembusukan jaringan.

Mengingat kondisi satwa, maka akan dilakukan observasi dan pengobatan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

Plh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak memasang jerat dengan alasan apapun karena dapat membahayakan satwa liar yang dilindungi serta menyampaikan agar pemegang konsesi aktif melakukan pembersihan jerat di wilayah konsesinya.

Baca Juga :  Gambaran Kisah Para Relawan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut

“Saya selalu mengingatkan kepada warga agar tidak memasang jerat dengan alasan apapun. Karena akan membahayakan bagi satwa liar yang dilindungi. Saya juga menegaskan agar pemegang konsesi aktif melakukan pembersihan jerat di wilayahnya,” tegas Hartono seperti dikutip dari laman Facebook BBKSDA Riau.

 

Laporan: Koko



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar