oleh

Memakai Rompi Tahanan, Mantan Kades Mekong Ditahan Kejari Meranti

MERANTI, PUBLIKNEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti terus mendalami dugaan kasus penyelewengan Dana Desa yang melilit mantan Kepala Desa (Kades) Mekong, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Abdurahman Subari.

Selain itu, Kasus yang bergulir sejak beberapa tahun lalu itu kembali mencuat. Mantan Kades tiga periode yang kerap disapa Daman itu kembali dipanggil oleh Kasi Tipidsus Kejari Kepulauan Meranti.

Pantauan media di lapangan, Daman memenuhi panggilan dan mendatangi Kejari Selatpanjang, Senin (5/7/2021) sekitar pukul 08.00 Wib dan digiring oleh pihak Kejari Meranti sekitar pukul 16.00 WIB dengan mengenakan rompi tahanan Kejaksaan untuk diamankan ke Mapolres Kepulauan Meranti.

Baca Juga :  Kasasi Pemkab Siak Kandas, Sadam Bakal Dilantik Jadi Penghulu Kampung Benhul

Dari kabar yang diterima, pihak Pidsus Kejari Meranti akan menetapkan Daman sebagai tersangka, sekaligus melakukan penahanan terhadapnya.

Hingga berita ini diterbitkan pemeriksaan masih berlangsung, dan pihak Kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terhadap hal tersehut.

Diberitakan sebelumnya kasus yang melilit Daman ini berkaitan dengan dugaan penyelewengan Dana Desa sejak 2015 silam. Ditindaklanjuti 2019 dan didalami oleh Kasi Pidana Khusus Kejari Anom.

“Bentuknya dugaan maladministrasi dana desa sejak 2015. Jika terbukti tentunya itu melawan hukum dengan menggunakan wewenang untuk tujuan lain. Bahkan telah memeriksa belasan saksi,” ungkap Anom Kasi Tipidsus Meranti.

Baca Juga :  Kuliner di Kota Sagu, Kedai Kopi Ireng Sajikan Kopi Nikmat Merakyat

Sebelum dilakukan pengamanan ke Mapolres Meranti, mantan Kades Mekong menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di ruangan Kejari Meranti dan diamankan sesuai protokol kesehatan.

Laporan: THZ
Editor: Koko Haryadi



ucapan selamat idul adha dari publiknews

Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar