oleh

Waduh! Sudah 2020, di Kampung Tumang Pembangunan PAUD dan MCK Pasar Tak Selesai

SIAK, (Publiknews.com) – Proyek pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan MCK pasar tahun 2019 di Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau masih dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, ini sudah masuk awal tahun anggaran 2020. Bukan itu saja, selain tidak selesai tepat waktu, kegitan itu diindikasi syarat korupsi. Pasalnya, pada kegiatan itu menelan biaya yang tak lazim dibandingkan dengan bangunan lainnya.

Sebelumnya, ada pembangunan gedung MDA dengan ukuran 6×12 hanya menghabiskan biaya Rp190 juta, namun pada bangunan PAUD dengan ukuran 6×8 menghabiskan biaya cukup fantastis, yaitu sebesar Rp120 juta lebih. Hal itu dijelaskan kepala tukang pembangunan PAUD Syahrial, menurutnya, ia merasa bingung kenapa biaya untuk pembangunan yang dikerjakannya itu sangat besar.

Baca Juga :  Idul Adha 1440 H, PT Indah Kiat Bagikan Bantuan Hewan Kurban kepada Masyarakat

“Ntah ya bang, padahal ini ukurannya cuma 6×8 kok biayanya Rp120 juta lebih. Sedangkan, bangunan MDA dua lokal yang di sebelah itu cuma Rp190-an,” kata Syahrial kapada Publiknews.com, Kamis (16/1/2020) petang.

Syahrial juga menyayangkan dengan keterlambatan itu. Ia berharap, ke depan pihak kampung bisa menyusun kegiatan agar tidak ada keterlambatan seperti saat ini.

“Kalau saya kan cuma pekerja mas, jadi enggak tahu masalah keterlambatan ini. Saya berharap, kalau bisa masalah kegiatan fisik seperti ini dikerjakan di awal atau pertengahan tahun biar selesai tepat waktu,” tambahnya.

Baca Juga :  Terkait Jalan Rusak di Kampung Rawang Air Putih Siak, Zaini: Habis Dibangun Turun Hujan

Sumber lain mengatakan, di Kampung Tumang itu masyarakatnya enggan mengkritik Pemerintah Kampung. Sehingga, jika ada kegiatan yang dianggap tak sesuai dengan besaran anggaran, mereka memilih untuk diam.

“Di sini masyarakatnya tidak berani protes ke pemerintah kampung. Banyak kok kegiatan yang diindikasi korupsi, makanya aman sampai sekarang. Itu baru dua kegiatan yang nampak, coba abang cek kegiatan 2018, ada juga bangunan yang tidak difungsikan tapi kondisinya sekarang sudah rusak ,” kata AN warga yang enggan disebutkan namanya.

Di lain pihak, Penghulu Kampung Tumang M Tahir, saat dikonfirmasi Publiknews.com melalui saluran telefon genggamnya belum ada jawaban. Di telefon tidak diangkat, di-sms tidak dibalas.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Alfedri Buka Rakor Pendamping Kampung se Kabupaten Siak, Husni Mirza Jadi Narasumber



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar