Daftar 11 Perusahaan Indonesia yang Masuk Dalam 200 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik



NEW YORK, (Publiknews.com) – Sebanyak 11 perusahaan asal Indonesia masuk dalam daftar “200 Perusahaan Berkinerja Terbaik di Asia Pasifik 2019” versi Majalah Forbes.

Baca Juga :  Idul Adha 1440 H, PT Indah Kiat Bagikan Bantuan Hewan Kurban kepada Masyarakat

Best Over A Billion adalah daftar perdana dari perusahaan-perusahaan yang berkinerja terbaik di kawasan Asia-Pasifik dengan pendapatan 1 miliar dollar AS atau lebih, dilansir dari Majalah Forbes, Minggu (7/9/2019).

Perusahaan-perusahaan ini bersaing dengan perusahaan negara lain yang dikenal punya punya rapor baik. Sebut saja asal China, Jepang, dan Korea Selatan.

Perusahaan Tanah Air yang berhasil menembus 200 daftar itu terdiri dari berbagai bidang atau industri. Mulai perusahaan penambangan batubara, produsen batubara, perbankan, rokok, agrikultur/pertanian, hingga industri makanan.

Selain itu, perusahaan-perusahaan ini juga memiliki perbedaan baik dari sisi penjualan, penghasilan bersih, dan nilai pasar.





Hasil sementara perusahaan-perusahaan dari Cina, Jepang, dan Korea Selatan terbukti mendominasi daftar karena jumlah kandidat yang lebih besar. Banyak yang datang dari pasar yang lebih kecil seperti Indonesia, Malaysia dan Vietnam.

“Hasil akhirnya adalah daftar yang mewakili perusahaan besar terbaik Asia-Pasifik,” tambah keterangan Forbes.

Berikut daftar 11 perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar 200 perusahaan Berkinerja Terbaik di Asia Pasifik tahun 2019:

1. Adaro Energy

2. Bank Central Asia (BCA)

3. Bayan Resources

4. Chandra Asri Petrochemical

5. Gudang Garam

6. Indah Kiat Pulp & Paper

Baca Juga :  Catat! Pemprov Riau akan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

7. Indofood Sukses Makmur

8. Japfa

9. Kalbe Farma

10. Mayora Indah

11. Sumber Alfaria Trijaya.(kompas)

Baca Juga :  Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Rp1.495/Kg Periode 30 Oktober – 5 November

Editor: Ge. Setiawan






Loading...

Komentar

Tanggapan Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed