oleh

Jumlah Pedagang Pasar Rakyat Bobong Taliabu, Tiap Tahun Kian Meningkat

PULAU TALIABU, PUBLIKNES.COM – Peningkatkan sektor perekomian di Pasar Rakyat di Ibu Kota Bobong Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Maluku Utara, semakin hari kian meningkat. Hal itu dapat dilihat dari para Pedagang (Produsen) maupun Pembeli (Konsumen) semakin bertambah.

Pantauan Publiknews.com di lokasi Pasar Rakyat Ibu Kota Bobong, Jum’at (24/7/2020) sore, aktivitas transaksi jual beli sangat terlihat silih berganti di Pasar Rakyat tersebut.

Perlu diketahui, memuncaknya aktivitas Pasar Rakyat di Kota Bobong, sejak diresmikan oleh Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus dan Wakil Bupati Pulau Taliabu Ramli, pada Tahun 2018 silam. Dengan harapan, kegiatan di pasar itu mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Taliabu.

Baca Juga :  Harga Sawit Terus Melemah, Pemprov Riau Dorong Petani Sawit Tanam Singkong

Memasuki pertengahan tahun 2020, harapan tersebut telah terjawab, Pasar yang terletak di Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat itu, sudah menampakkan perkembangannya secara pesat. baik dari segi meningkatnya jumlah Pedagang hingga variasi jenis barang yang diperjualbelikan.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2017 baru terdapat 34 Pedagang, namun dipertengahan 2020 telah mencapai sekitar 118 Pedagang, di sertai jenis barang dagang yang sudah bervariasi, seperti BARITO (bawang, rica, tomat), ditambah dengan Ikan, Sayur, Sembako dan Pakaian.

Dengan bertambahnya para pelaku usaha, tentu dapat memberikan kontribusi kepada Daerah melalui restribusi. Oleh karena itu, dorongan Instansi terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing usaha seperti di awal Visi-misi Bupati dan Wabup Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, AMM Minta Kades Jorjoga Diperiksa

Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop), melalui Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian, Jayadi mengaku, bahwa di pasar Rakyat Kota Bobong setiap tahun jumlah pedangang mengalami terjadi peningkatan.

“Bahkan dengan lonjakan tersebut, beberapa penjual ada yang baru mendaftarkan diri untuk memiliki tempat jualan, namun karena tempat telah full maka kami masih mencari solusinya,” kata Kabid Perindagkop Jayadi.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar