oleh

Harga Sawit Terus Membaik, Anggota Koperasi Binaan PT Persi Sumringah

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – PT Permodalan Siak (Persi) membina 17 koperasi, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari koperasi koperasi itu.

Bagusnya harga sawit tahun ini, membuat anggota sejumlah koperasi menjadi sumringah karena mendapatkan penghasilan atau gaji lebih.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Persi Muhammad Nasir. Menurut M Nasir, koperasi kebun kelapa sawit itu banyak yang berhasil membukukan penghasilan yang sangat menguntungkan petani atau anggotanya, terutam bagi koperasi yang sudah bersertifikat ISPO.

Bahkan petani yang memiliki lahan 3 hektare bisa mendapatkan penghasilan Rp15 juta sampai Rp18 juta. Sementara yang 2 hektare Rp7 sampai Rp12 juta, dan 1 hektare Rp3 sampai Rp6 juta.

Baca Juga :  Ombudsman Soroti Penanggulangan Kebakaran di Riau

“Semua tergantung kinerja pengurus koperasi dan kelompok. Hasil itu, dari kinerja sejumlah pengurus koperasi yang memang sangat baik,” ungkap Muhammad Nasir dilansir Riaupos.co Kamis, (11/11/2021).

Meski di tengah bagusnya harga kelapa sawit, diiringi naiknya harga pupuk dan biaya operasional, namun pengurus koperasi yang bagus itu, mampu menekan angka pengeluaran, sehingga para petani dapat menikmati manisnya harga kelapa sawit.

“Apa yang saya perlihatkan ini, merupakan realita. Sangat baik pendapatan para petani atau anggota koperasi,” terang Muhammad Nasir.

Tapi sekali lagi jika pengurus koperasinya memang benar benar serius mengurus koperasinya.

Baca Juga :  Polisi Sebut Dua Kampung Rawan Begal di Tualang

Bicara keseriusan mengurus koperasi, sampai saat ini, masih ada yang belum melakukan rapat anggota tahunan (RAT). Anggota tentu bisa bertanya ke pengurus apa kendalanya. Sebab tidak menutup kemungkinan, penghasilan koperasi tersebut juga masih di bawah penghasilan koperasi lainnya.

“Padahal, kami bekerja sama dengan pihak  ketiga untuk melakukan pembinaan terhadap pengurus koperasi. Sebab kami tidak bisa terlalu mencampuri, karena tugas kami hanya pendampingan, selebihnya menjadi wewenang Dinas Koperasi,” tutupnya.

Sumber: rpc
Editor: Koko Haryadi

 



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar