oleh

Gelar Unjuk Rasa, SPDL Boikot Kantor Desa Losseng

PULAU TALIABU, PUBLIKNEWS. COM – Kembali lakukan aksi unjuk rasa jilid III, Solidaritas Pemuda Desa Losseng (SPDL), memboikot Kantor Desa Losseng, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara akibat dugaan praktek Korupsi ADD dan DD Desa Losseng, serta mereduksi aktivitas pelayanan Kantor Camat Taliabu Timur Selatan, pada tahun 2017 – 2019 yang terkesan sampai saat ini belum ditindak lanjuti secara prosedul.

Dalam pantauan awak media, saat jalannya aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Losseng, mereka menuntut agar Kepala Desa Losseng ditindak lanjuti, terlihat pihak aparatur Desa Losseng tidak satupun yang menyambangi sejumlah masyarakat dan Pemuda untuk menjawab tuntutan masa aksi tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Losseng, Ajid Tidore S.Pd, yang mengetuai aksi tersebut menyampaikan kekesalannya, dikarenakan mereka tidak bisa menemui Kepala Desa Losseng dan Camat Taliabu Timur Selatan, untuk mengutarakan tuntutan yang dimaksud.

Baca Juga :  Disebut Terlibat Pengaturan Skor Final AFF 2010, ini Klarifikasi Maman Abdurrahman

“Kita sudah cukup sabar dan ikhlas mengikuti seluruh tahapan aturan yang ada, tapi kok kenapa sampai hari ini Hasil audit Desa Losseng masih belum ditindak lanjuti. Makanya saya sebagai Ketua Karang Taruna dan korlap harus memboikot Kantor camat dan kantor Desa Losseng, kami palang,” ucap Ajid dengan nada kesal, Senin (20/7/2020).

Sebelumnya SPDL Desa Losseng, telah melakukan aksi besar – besaran untuk menuntut dugaan kasus tersebut. Namun, lagi-lagi tuntutan yang disuarakan tidak mendapat respon dari pihak – pihak terkait. Sampai timbulnya aksi jilid III itu.

Baca Juga :  Pelaku Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru Siarkan Aksinya di Facebook

“Aksi ini sudah jilid tiga, tapi malah Tidak direspon oleh Camat Taliabu Timur Selatan mengenai tuntutan kami. Padahal waktu hearing dengan Kades Desa Losseng, saya juga sudah sampaikan ke beberapa media, bawa hasil audit Desa Losseng harus ditindak lanjuti, kalau tidak dilakukan, maka kami akan  memasang palang kantor Desa dan Kantor camat kecamatan Taliabu Timur Selatan, sampai ada titik kejelasan hukum mengenai dugaan kurupsi Dana Desa Losseng dari tahun 2017-2019 sesuai hasil audit yang di lakukan Inspektorat Dalam hal ini APIP,” ujarnya.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Diduga Selewengkan Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, Sadeli Ditahan Kejari Siak



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar