SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Bungaraya menggelar rembuk stunting di Kampung Jatibaru sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Siak. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah kampung, kader kesehatan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, tokoh masyarakat serta warga Kampung Jatibaru, Selasa (01/7/2025) siang.
Rembuk stunting ini bertujuan untuk membahas strategi dan program-program pencegahan stunting yang efektif, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya penurunan angka stunting. Dalam kesempatan ini, pemerintah juga memaparkan data dan analisis terkait kondisi stunting di Kampung Jatibaru, serta rencana aksi yang akan dilakukan ke depan. Untuk di Kampung Jatibaru merupakan rembuk ke delapapan dari sepuluh kampung.
“Kami berharap melalui rembuk stunting ini, kita dapat bersinergi dalam menurunkan angka stunting di Kampung Jatibaru dan secara umum di Kabupaten Siak. Perlu kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya. Dan di Jatibaru merupakan rembuk stunting ke delapan, untuk besok masih ada dua kampung lagi yang akan melaksanakan hal serupa,” ujar Camat kepada Publiknews.com.
Masyarakat Kampung Jatibaru menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung program-program pencegahan stunting. Mereka berharap dengan adanya rembuk stunting ini, angka stunting di wilayah mereka dapat menurun secara signifikan, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.
Dalam rembuk stunting ini, juga dibahas tentang pentingnya gizi seimbang, sanitasi yang baik, dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kader kesehatan dan tokoh masyarakat juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat untuk mencegah stunting.
“Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat, kami yakin bahwa angka stunting di Kampung Jatibaru dapat menurun. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi,” tambah Camat Bungaraya.
Sementara itu Penghulu Kampung Jatibaru melalui Kerani Surjanah mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dalam menekan angka stunting yang menjadi program nasional itu.
“Rembuk Stunting adalah langkah penting dalam upaya menurunkan angka stunting di Kampung Jatibaru. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga lainnya untuk mencegah dan menangani stunting,” kata Surjanah.
Rembuk stunting ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Siak, khususnya di Kampung Jatibaru. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat dan angka stunting dapat menurun secara signifikan.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






